Saksi polisi sebut video Ahok di Kepulauan Seribu tak ada perubahan

Selasa, 7 Februari 2017 13:29 Reporter : Fikri Faqih
Sidang Lanjutan Ahok. ©2017 Merdeka.com/Pool/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Jaksa Penuntut Umum kasus dugaan penistaan agama menghadirkan saksi ahli yang merupakan Anggota Subdit Komputer Forensik Puslabfor Bareskrim Mabes Polri, M. Nuh. Dia memberikan keterangan terkait keaslian dari video yang menjadi barang bukti terdakwa Basuki Tjahaja Purnama.

Nuh menjabarkan, ada dua jenis proses editing dalam video. Dan ini yang dibuktikan oleh dirinya terhadap video yang diserahkan pelapor kepada pihak kepolisian.‎ Di mana editing pertama dilakukan untuk memperjelas, dan kedua, proses editing yang merubah isi.

"Kalau video yang dijadikan bukti ini tidak ada perubahan yang sampai merubah isi video," katanya di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (7/2).

Dia menjelaskan, soal jenis-jenis spesifikasi barang bukti yang diberikan. ‎Adapun bukti video yang diserahkan para saksi terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama, ada 4 bukti berisi rekaman video Kepulauan Seribu.

"Itu semua video di Pulau Seribu yang diberikan dengan durasi yang berbeda-beda," jelasnya.

Kelompok kedua, para saksi menyerahkan buku elektronik yang dibuat oleh mantan Bupati Belitung Timur itu bertajuk 'Merubah Indonesia'. Buku tersebut sudah dikeluarkan Ahok sejak beberapa tahun lalu.

Para saksi, kata Nuh, juga ada menyerahkan dua buah video, yakni video Ahok di Kantor NasDem. Terakhir, video Ahok saat wawancara di Balai Kota. [rnd]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.