Saksi Kubu Prabowo Dinilai Tidak Buktikan Ada Kecurangan TSM

Kamis, 20 Juni 2019 11:30 Reporter : Merdeka
Saksi Kubu Prabowo Dinilai Tidak Buktikan Ada Kecurangan TSM Sidang perselisihan hasil pemilu. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Sidang sengketa pilpres dengan agenda pemeriksaan saksi dari pemohon telah selesai dilaksanakan pada Kamis (20/6) pagi.

Terdapat 14 saksi fakta dan 2 saksi ahli yang dihadirkan. Menurut Eks Komisioner KPU RI Hadar Nafis Gumay, dari keterangan yang diberikan seluruh saksi, belum cukup membuktikan bahwa Pemilu 2019 terjadi kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif (TSM) seperti yang disampaikan tim hukum BPN 02.

"Kalau dikatakan ada satu kecurangan, Belum bisa dibuktikan. Belum bisa kita simpulkan terjadi pelanggaran, apalagi disebut pelanggaran TSM. Saya masih berpandangan, belum bisa disebut pelanggaran TSM, dengan apa yang kita dengar dari saksi," kata Hadar saat dikonfirmasi, Kamis (20/6).

Dia mengungkapkan, pembuktian adanya kecurangan masih sangat sedikit dan kecil. Selain itu, Hadar mengaku bingung dengan banyaknya saksi yang dihadirkan membahas Situng. Padahal Situng diketahui bukan hasil resmi.

"Apalagi Situng. Kelihatannya ada pemahaman yang belum pas dari pemohon dan ahli. Situng itu bukan hasil resmi, jadi tidak relevan. Saya bingung juga, seperti dipaksakan dan porsinya besar sekali," tandasnya.

Sebelumnya, tim hukum Prabowo menghadirkan 14 saksi fakta dan 2 saksi ahli, dimulai sejak Rabu (19/6/2019) pukul 09.00, Sidang baru ditutup pada Kamis (20/6) pukul 5.00 WIB. Sidang akan dilanjutkan kembali pukul 13.00 WIB dengan agenda sidang pemeriksaan saksi dari pihak termohon 1 KPU.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini