Saksi Ahli Nilai Hoaks Ratna Sarumpaet Tak Menimbulkan Keonaran, Tidak Tepat Dipidana

Kamis, 9 Mei 2019 16:16 Reporter : Merdeka
Saksi Ahli Nilai Hoaks Ratna Sarumpaet Tak Menimbulkan Keonaran, Tidak Tepat Dipidana Sidang Ratna Sarumpaet. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Ahli Pidana, Profesor Mudzakir didatangkan dalam sidang kasus penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet, digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (9/5). Dia dihadirkan oleh pengacara terdakwa sebagai saksi meringankan.

Dalam kesaksiannya, Mudzakir menilai jaksa kurang tepat mendakwa Ratna Sarumpaet dengan Pasal 14 ayat (1) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Dalam pasal tersebut, Mudzakir mengutip bunyi pasal 14. Mudzakir menggarisbawahi pada kata keonaran.

"Ini keonaran tidak terjadi dan tidak menimbulkan keonaran," ujar dia.

Menurut dia, ketika seseorang menyampaikan informasi salah ke hadapan publik tetapi yang bersangkutan telah mengklarifikasi omongannya kasus kebohongan ini pun dinyatakan selesai.

"Kan sudah minta maaf, sebagai bangsa Indonesia yang berprikemanusiaan adil dan beradab. Adab manusia kalau sudah salah minta maaf tidak menimbulkan kerugian yang lain kalau begini ya clear," ujar dia.

Ia pun menilai kasus ini tidak perlu lagi dibawa ke meja hijau. "Tidak ada lagi masuk ke hukum pidana karena tidak ada hubungannya dengan tujuannya untuk menimbulkan keonaran. Menurut ahli demikian sehingga unsur dengan sengaja menimbulkan keonaran pada masyarakat tidak terpenuhi dalam konteks ini," terang dia.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini