Saat ditangkap, mobil Bambang dipepet mobil patroli Polsek Sukmajaya

Jumat, 23 Januari 2015 15:45 Reporter : Laurel Benny Saron Silalahi
Saat ditangkap, mobil Bambang dipepet mobil patroli Polsek Sukmajaya Kerja sama BNP2TKI dan KPK. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) ditangkap anggota Bareskrim Mabes Polri di Jalan Kompleks Timah, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. BW yang saat itu mengendarai mobil Isuzu Panther berwarna hitam, tiba-tiba saja dipepet mobil Patroli Polsek Sukmajaya, usai mengantar sekolah anak bungsunya bernama Muhamad Yattakih (10), Jumat (23/1).

Roni salah satu saksi mata mengatakan, penangkapan tersebut persis di depan toko 'Ceriamart' saat mobil BW melintas. Saat itu pula, mobil Patroli meminta agar BW menepi, setelah itu beberapa anggota Bareskrim yang menggunakan mobil Innova pun turun dan mencoba menangkap BW.

"Ada puluhan polisi turun. Jadi di depan mobil Patroli di belakang sisanya mobil polisi pakaian bebas," kata Roni di lokasi kejadian.

Roni melanjutkan, setelah mobil berhenti anggota Bareskim menghampiri mobil BW dan memintanya untuk turun. Setelah terjadi pembicaraan, BW yang mengenakan baju koko bersama anaknya Izzhar Nabila (20) yang mengenakan kerudung hitam pun dibawa menuju mobil Innova.

"Pak BW setelah itu diborgol tangannya. Borgolnya di bagian depan. Setelah itu dibawa, sama anggota polisi sama anaknya juga. Mobil BW dibawa sama anggota lainnya," kata Roni.

Sementara itu saat dikonfirmasi kepada istri BW, Sari Indra Dewi mengatakan saat ditangkap Bareskrim suaminya tersebut memang sedang mengatarkan anak bungsunya bernama Mohamad yattakih ke Sekolah.

"Abi memang lagi ngatar Taqqi. Terus setelah pulang kemarin saya lihat status Line anak saya Abi ditangkap. Langsung saya hubungi anak saya, katanya sudah di Bareskrim Polri," kata Dewi di kediamannya, di kawasan Depok.

Dewi melanjutkan, untuk urusan bersifat pribadi, suaminya tersebut memang tidak pernah di kawal ajudan saat mengantar jemput anaknya tersebut. Saat dibawa pihak kepolisian BW pung tidak melakukan perlawanan.

"Jadi dilihat surat perintah penangkapan. Abi pun akhirnya dibawa. Untuk urusan bersifat pribadi atau acara keluarga, Mas BW tidak pernah menggunakan fasilitas negara. Untuk mengantar jemput anaknya sendiri tidak ditemani ajudan atau sopi kantornya," jelasnya.

Saat penangkapan tersebut, Anak kedua BW, Izzhar Nabila yang ikut serta pun mengaku tidak terjadi adanya hal-hal mengejutkan. Kepada Dewi, Izzhar bilang penangkapan ayah sangat keren.

"Saya tanya anak saya gimana kok bisa ditangkap, katanya keren Umi keren banget," tandasnya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini