Saat BNN gerebek Bupati Ogan Ilir, sejumlah orang mencoba kabur

Senin, 14 Maret 2016 13:12 Reporter : Irwanto
Saat BNN gerebek Bupati Ogan Ilir, sejumlah orang mencoba kabur Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Noviadi. ©2016 merdeka.com/irwanto

Merdeka.com - Warga Jalan Musyawarah, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, Palembang, dihebohkan dengan penggerebekan di rumah eks Bupati Ogan Ilir Mawardi Yahya Minggu (13/3) malam. D

Dari penggerebekan itu, badan Narkotika Nasional (BN) meringkus Bupati Ogan Ilir, Ahmad Wazir Noviadi dan empat orang lain karena positif mengonsumsi narkoba.

Kabid Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, AKBP Minal Alkarhi menjelaskan, penggerebekan tersebut berawal dari penyelidikan cukup lama oleh BNN pusat. Begitu mendapat laporan, tim gabungan dari BNN, BNNP Sumsel, Polsek, dan Polda Sumsel, bergerak menuju lokasi.

"Ada sekitar 40 petugas yang diturunkan tadi malam. Yang mimpin BNN pusat," ungkap Minal, Senin (14/3).

Kronologis penggerebekan terjadi sekitar pukul 18.15 WIB. Tim BNN pusat dan BNN Provinsi Sumsel dipimpin Kabib Pemberantasan BNN Sumsel, AKBP Minal Alharki dan BNN pusat, AKBP Suyanto menggerebek rumah pribadi Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Noviadi di Jalan Musyawarah, Kelurahan Karang Jaya, Gandus, Palembang. Penggerebekan ini disaksikan Ketua RT setempat, Sugeng Haryono.

Pada awalnya petugas tidak dapat masuk ke dalam rumah karena pagar terkunci. Kemudian, dilakukan negosiasi dengan pihak Sat Pol Pamong Praja bersama dua pengacara Ahmad Wazir Noviadi yakni Febuarrahman dan Gabby Gumayra hingga pukul 21.30 WIB.

Lantaran negosiasi tidak membuahkan hasil, tim akhirnya mendobrak pintu pagar. Saat petugas akan masuk ke dalam rumah, ayah Bupati Ogan Ilir, Mawardi Yahya sempat menghalangi. Setelah diberikan penjelasan, Mawardi Yahya akhirnya pasrah.

Begitu petugas masuk, beberapa orang yang ada di dalam rumah mencoba melarikan diri dengan cara melompat pagar. Tak ingin buruannya kabur, petugas melepaskan beberapa kali tembakan peringatan ke udara.

Seluruh penghuni rumah akhirnya menyerahkan diri. Kemudian, petugas melakukan penggeledahan kediaman Bupati Ogan Ilir. Petugas melakukan tes urine terhadap 18 orang yang berada di lokasi. Hasilnya, lima orang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba. [ary]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini