Rutan KPK Digenangi Air Sebatas Mata Kaki, Tahanan Belum Dievakuasi

Selasa, 25 Februari 2020 10:41 Reporter : Merdeka
Rutan KPK Digenangi Air Sebatas Mata Kaki, Tahanan Belum Dievakuasi Rutan KPK. ©2017 Merdeka.com/Ita

Merdeka.com - Sebagian kawasan di wilayah Jakarta dilaporkan banjir akibat curah hujan tinggi yang berlangsung sejak dini hari tadi. Salah satu lokasi digenangi air yakni Rumah Tahanan (rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kavling C1, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Sementara air masuk hanya sebatas mata kaki dan hanya di lorong pintu masuk rutan gedung C1 KPK lama," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (25/2).

Ali mengatakan, sejauh ini para tahanan korupsi itu belum dievakuasi. Rencananya para tahanan akan dipindahkan ke lantai 9 jika ketinggian air terus meninggi.

"Evakuasi tahanan melihat situasi ke depan. Jika nanti evakuasi, tahanan akan dipindah ke lantai 9 gedung C1," kata Ali Fikri.

Dikutip melalui akun Twitter @TMCPoldaMetro pada pukul 05.36 WIB, Selasa (25/2), dilaporkan banjir merendam sejumlah ruas jalan maupun permukiman penduduk di sebagian wilayah Jakarta sejak pukul subuh tadi WIB.

Berikut sejumlah lokasi banjir yang dihimpun ANTARA:

1. Kebon Nanas, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, setinggi 20 hingga 40 sentimeter.

2. Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, setinggi 20 hingga 40 sentimeter.

3. Jalan Pluit Raya, Jakarta Utara, setinggi 30 hingga 40 sentimeter.

4. Jalan Satria Raya, Grogol, Jakarta Barat setinggi 30 hingga 50 sentimeter.

5. Kawasan Jengki, Cipinang Asem, Kebon Pala, Jakarta Timur, setinggi 40 hingga 50 sentimeter (masuk ke dalam rumah penduduk).

6. Jalan Swadaya, Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat setinggi 60 sentimeter.

7. RT 003 RW07, Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, air setinggi 20 hingga 40 sentimeter.

8. Jalan Bulak Barat 2 RT 01 RW07 Klender, Jakarta Timur, setinggi 40 hingga 50 sentimeter.

9. Jalan Anyar Menteng, Jakarta Pusat dan sudah masuk ke dalam rumah setinggi 40 hingga 50 sentimeter.

10. Kompleks Pulo Indah, Duri Kosambi, Jakarta Barat, setinggi 40 hingga 50 sentimeter (banjir sudah masuk ke rumah penduduk).

11. Jalan Tanjung RT 008/02 Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Jakarta Timur, air setinggi 60 sentimeter dan sudah masuk ke rumah.

12. Banjir 30-40 cm di Jalan Kolonel Sutomo 2, Kebon Pala, Jakarta Timur.

13. RT 009/13 Pondok Kelapa, Jakarta Timur, setinggi 40 sentimeter dan sudah masuk ke dalam rumah.

14. Kampung Tengah RT 06 RW 03, Kramat Jati, Jakarta Timur setinggi 40 hingga 50 sentimeter.

Selain itu, kawasan Monas, Jakarta Pusat, air banjir juga menggenang, di antaranya di Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Agus Salim yang kedalamannya sampai sekitar 50 sentimeter.

"Data terakhir banjir pukul 04.00 WIB lokasi Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, semakin naik sampai masuk rumah sekarang di dalam rumah sudah sepaha dewasa," kata salah satu warga setempat, Bagus Wicaksono. Seperti dilansir Antara.

Warga Pulomas, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Nancy Indriati, mengatakan, banjir di kawasannya kali ini adalah kali keempat terjadi dalam dua bulan terakhir.

"Banjir Pulomas air mulai naik dan ungsikan mobil. Sudah keempat kalinya," kata dia.

Kondisi serupa juga dialami warga Kelapa Gading, Hendry Tano. "Sudah lima kali air masuk ke dalam rumah dalam du bulan ini (hari ini Selasa subuh, 25 Februari 2020), padahal hujan di Kelapa Gading tidak ekstrem hujan hari Sabtu malam kemarin, nyatanya air tetap masuk rumah," katanya.

Reporter: Fachrur Rozie [gil]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Banjir
  3. Banjir Jakarta
  4. Jakarta
  5. KPK
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini