Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rusak parah, Gedung Wayang Orang Sriwedari akan diperbaiki

Rusak parah, Gedung Wayang Orang Sriwedari akan diperbaiki Gedung wayang orang di Solo rusak. ©2014 merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Gedung Wayang Orang (GWO) yang mengalami kerusakan cukup parah di beberapa bagian, akan segera diperbaiki. Pemerintah Kota (pemkot) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 180 juta dari APBD 2014. Jumlah tersebut dirasa terlalu sedikit, dibanding dengan kerusakan yang terjadi di bangunan yang menjadi salah satu ikon kota tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Eny Tyasni Suzana mengatakan, renovasi GWO secara total masih terganjal oleh status tanah Taman Sriwedari. Hingga saat ini tanah seluas 10 hektare di pusat Kota Solo tersebut masih menjadi sengketa antara Pemkot Solo dan ahli waris Keraton Surakarta.

"Meskipun tanahnya masih dalam sengketa, GWO akan tetap kami renovasi, karena itu aset kita," ujar Eny kepada wartawan, di Solo, Rabu(28/5).

Eny menjelaskan, renovasi GWO mendesak dilakukan. Lantaran jumlah penonton yang wayang orang di GWO Sriwedari terus mengalami kenaikan. Apalagi dengan harga tiket yang hanya Rp 3 ribu. Selain murahnya tiket masuk, yang mungkin menarik penonton, karena pemainnya banyak berasal dari seniman muda.

"Pada hari biasa penontonnya bisa mencapai 100 orang. Sedangkan pada liburan atau akhir pekan bisa sampai 500 orang," katanya.

Terkait renovasi total GWO, Eny mengatakan, masih menunggu status tanah Taman Sriwedari. Jika Pemkot Solo yang memenangkan, pihaknya akan merenovasi total. Sehingga GWO nantinya akan dijadikan gedung teater dengan kapasitas yang lebih besar dan representatif.

"Kita masih memiliki kesempatan banding. Jika dimenangkan maka GWO akan direnovasi total," ucapnya. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP