Rumah Sakit di Jakarta dan Banten Dapat Bantuan Oksigen Cair 210 Ton

Minggu, 18 Juli 2021 16:27 Reporter : Dedi Rahmadi
Rumah Sakit di Jakarta dan Banten Dapat Bantuan Oksigen Cair 210 Ton oksigen cair. ©2021 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Sejumlah rumah sakit di DKI Jakarta dan Banten mendapat bantuan berupa Oksigen Cair sebanyak 210 ton dari PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) yang bekerja sama dengan PT Air Liquide Indonesia (ALINDO), perusahaan pemasok gas untuk industri dan kesehatan. Bantuan oksigen cair ini akan didistribusikan terutama bagi rumah sakit yang menjadi rujukan program Corporate Social Responsibility (CSR) Chandra Asri.

“Kami melihat adanya kebutuhan pasokan oksigen yang mendesak bagi pasien COVID-19 sehubungan dengan lonjakan kasus perharinya. Dengan kolaborasi antar sektor industri untuk mendukung ketersediaan oksigen cair ini, kami berharap dapat membantu rumah sakit dan tenaga kesehatan dalam upayanya menyelamatkan pasien-pasien COVID-19,” ujar Presiden Direktur Chandra Asri Erwin Ciputra, Minggu (18/7).

Bantuan oksigen cair yang mendapat dukungan dari Kementerian Perindustrian ini, rencananya, akan disalurkan ke beberapa unit Mayapada Hospital di DKI Jakarta serta rumah sakit lainnya di Jakarta dan Banten yang tergabung dalam Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA).

Lonjakan Permintaan

Melonjaknya angka kasus COVID-19 ini membuat adanya peningkatan kebutuhan oksigen. Kementerian Perindustrian telah menyatakan akan menambah produksi oksigen hingga 922,9 ton per hari.

Saat ini, kapasitas maksimal produksi oksigen nasional tercatat mencapai 1.700 ton per hari yang pasokannya diharapkan terus akan naik untuk memenuhi pasokan oksigen.

Selain memberikan bantuan oksigen cair, sejak Maret 2020 tahun lalu, Chandra Asri melalui program Chandra Asri untuk Negeri, telah melakukan upaya-upaya penanggulangan pandemi COVID-19 dengan dukungan bantuan berupa ribuan alat kesehatan dan pelindung diri seperti hazmat suit, masker dan sarung tangan medis, hingga set rapid test antigen yang diberikan melalui Kepala Daerah, BNPB serta rumah sakit.

Data dari Kementerian Kesehatan menyebutkan, jumlah kebutuhan gas oksigen medis di Indonesia saat ini sudah lebih dari 1.000 ton per hari. Padahal sebelumnya hanya sekitar 400 ton per hari atau 25 persen dari total produksi gas oksigen di Indonesia. Namun, mengingat tengah terjadi peningkatan kasus yang terus terjadi, pemerintah mengantisipasi kebutuhan oksigen naik hingga 2.600 ton per hari.

Baca juga:
Gubernur Jatim Khofifah Siapkan Depo Isi Ulang Oksigen Gratis Wilayah Malang Raya
Wamenkes: Kebutuhan Oksigen Meningkat Lima Kali Lipat
KAI Gratiskan Angkutan Oksigen untuk Penanganan Covid-19
Anies Inspeksi Tenaga Medis dan Oksigen di Puskesmas Tanah Abang

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini