Rommy Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Pertimbangkan Lakukan Banding

Selasa, 21 Januari 2020 12:03 Reporter : Merdeka
Rommy Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Pertimbangkan Lakukan Banding Gedung KPK. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Majelis Hakim menjatuhkan vonis 2 tahun penjara terhadap mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy. Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mempertimbangkan melakukan upaya banding atau tidak atas putusan tersebut.

"Tentunya masih menjadi bahan pertimbangan ya, karena kita harus melihatnya dari sisi fakta-fakta hukumnya, apakah tuntutan penuntut umum itu seluruhnya diambil alih, ataukah kemudian fakta-fakta yang tidak atau belum diambil alih itu dijadikan pertimbangan untuk memutuskan apakah kita akan melakukan upaya hukum (banding) atau menerima putusan," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (21/1).

Ali mengatakan, jaksa KPK akan mempelajari lebih lanjut putusan Rommy. Termasuk mempelajari keterangan dari saksi mana yang menjadi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan vonis.

"Tentunya nanti dihubungkan dengan fakta-fakta yang dibuat oleh penuntut umum dalam surat tuntutan. Jadi ini yang penting, membandingkan antara fakta-fakta surat tuntutan dengan putusan majelis hakim," kata Ali.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, Mantan Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy atau Romi divonis 2 tahun penjara oleh majelis hakim Tipikor Jakarta. Romi dinyatakan bersalah menerima suap total Rp346,4 juta dari Haris Hasanuddin dan Muafaq Wirahadi atas jual beli jabatan di Kementerian Agama.

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Romi dengan pidana penjara selama 2 tahun, pidana denda Rp100 juta atau apabila tidak membayar denda maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan," ucap Hakim Fazal Hendri saat membacakan vonis Romi, Senin (20/1).

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut mantan Ketua Umum PPP itu pidana 4 tahun penjara. Selain itu dia didenda Rp250 juta karena dinilai terbukti menerima suap sebesar Rp255 juta dari Kepala Kantor Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Rp91,4 juta dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi.

Romahurmuziy dinilai terbukti melakukan dua dakwaan pasal 5 ayat 1 huruf b UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 jo pasal 64 ayat 1 KUHP dan pasal 5 ayat 1 huruf b UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 64 ayat 1 KUHP. [lia]

Baca juga:
KPK akan Pelajari Vonis Romi Terkait Penerimaan Suap Lukman Hakim
Kembalikan Duit Suap, Romahurmuziy Dibebaskan Bayar Uang Pengganti
Romahurmuziy Divonis Dua Tahun Penjara
Baca Pledoi, Romahurmuziy Kembali Bantah Dapat Suap dan Pertanyakan Konsistensi Jaksa
Kasus Suap, Mantan Ketum PPP Romahurmuziy Dituntut Empat Tahun Penjara

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini