KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Romi sebut kelompok radikal telah mencoreng wajah Islam yang toleran

Senin, 31 Agustus 2015 15:03 Reporter : Mardani

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Surabaya, M Romahurmuziy mengatakan, Islam dan demokrasi memiliki perjalanan sejarah yang penting di Indonesia. Menurutnya, Islam yang merupakan ajaran agama dan demokrasi sebagai sistem ketatanegaraan bisa berjalan bersamaan di Indonesia.

Karena itu, kata Romi, Islam dan demokrasi tidak perlu dipertentangkan antara satu sama lain.

"Islam dan demokrasi bisa berjalan bersama di Indonesia. Banyak negara Timur Tengah belajar ke Indonesia," kata Romi saat memberikan kuliah umum di hadapan 4.500 mahasiswa UIN Walisongo, Semarang, dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Senin (31/8).

Romi mengatakan, Indonesia saat ini merupakan negara terbesar ketiga dalam pelaksanaan demokrasi setelah Amerika Serikat dan India. Bahkan, dalam pelaksanaan Pilpres di Indonesia dilakukan secara langsung dan lebih maju dibanding Amerika Serikat.

Anggota Komisi III DPR ini menjelaskan, Islam yang diterapkan di Indonesia merupakan Islam Rahmatan Lil'alamin yang berwajah inklusif.

"Islam kebangsaan yang memperjuangkan nilai-nilai ke-Islaman dalam NKRI," katanya.

Dia menyesalkan masih banyak kelompok Islam yang mengekspresikan wajah fundamentalis dan radikal. Dia menilai, kelompok-kelompok tersebut telah mencoreng wajah Islam yang toleran.

"Islam itu membawa rahmat bagi seluruh alam semesta, bukan untuk menebar kebencian," katanya.

Romi mengakui tidak semua unsur demokrasi seirama dengan Islam. Menurut dia, demokrasi yang dikembangkan di Indonesia adalah demokrasi berketuhanan. Yakni, demokrasi yang sejalan dengan nilai-nilai ke-Islaman.

"Bagi kami suara rakyat adalah suara rakyat. Suara Tuhan adalah suara Tuhan. Suara Tuhan di atas suara rakyat. Itulah prinsip Islam-demokrasi yang kita kembangkan," tegasnya. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. Islam Dan Demokrasi
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.