Robek Bendera Merah Putih, Pria Mabuk di Kupang Jadi Buronan Polisi

Jumat, 16 Agustus 2019 14:26 Reporter : Ananias Petrus
Robek Bendera Merah Putih, Pria Mabuk di Kupang Jadi Buronan Polisi Bendera merah putih di tower. ©2016 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Bendera merah putih merupakan lambang negara yang harus dijaga, dilindungi dan dihormati. Namun yang terjadi di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur berbeda dan tidak patut untuk ditiru.

Seorang pria mabuk berinisial TK, asal Kelurahan Buraen, Kecamatan Amarasi Timur, harus berurusan dengan aparat kepolisian karena nekat merobek bendera merah putih yang terpasang di rumah milik Meky Tnunay.

Kasat Reskrim Polres Kupang, Iptu Simson Ebet Amalo mengatakan, pelaku merusak bendera merah putih pada Sabtu (11/8), sekitar pukul 00.30 Wita. Selain bendera, pelaku juga merusak umbul-umbul menyongsong HUT RI Ke 74, yang terpasang di pinggir jalan raya.

"Pelaku dipengaruhi minuman keras dan merobek bendera milik Meki Tnunay," kata Iptu Simson Ebet Amalo, Jumat (16/8).

Dia menjelaskan, kejadian itu berawal ketika pelaku bersama rekannya berinisial R dan C kembali dari lokasi pameran sekitar pukul 00.30 wita. Saat itu, pelaku TK berboncengan dengan C, sedangkan R menggunakan motor sendiri. TK kemudian minta diturunkan persis di lokasi kejadian, sementara C langsung pulang ke rumah.

Pelaku tiba-tiba mengamuk dan langsung merobek bendera serta umbul-umbul yang dipasang di depan rumah warga. Saat itu R sempat menegur pelaku, namun tak digubris.

"Karena takut, R langsung pulang ke rumah," jelas Iptu Simson Ebet Amalo.

Walau pelaku masih buron, namun polisi menegaskan akan serius menangani kasus ini sesuai undang-undang yang berlaku. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Bendera Merah Putih
  2. Kupang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini