Rizal Ramli sebut bailout Century bukan kebijakan tapi kejahatan

Senin, 23 April 2018 16:24 Reporter : Ronald
Rizal Ramli sebut bailout Century bukan kebijakan tapi kejahatan Menko Maritim Rizal Ramli. ©Humas Kemenko Kemaritiman

Merdeka.com - Mantan Menko Perekonomian era Gus Dur, Rizal Ramli menilai kebijakan bailout Bank Century adalah sebuah kesalahan besar. Dia menyebut Boediono yang menjabat Gubernur Bank Indonesia (BI) saat itu melakukan kejahatan.

"Itu kejahatan kok bukan kebijakan, itu diskresi kejahatan," kata Rizal Ramli saat jumpa pers di Jalan Bangka Raya IX, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (23/4).

Rizal Ramli menegaskan, dari awal sebenarnya kasus Century sudah dapat diatasi. Yang terpenting adalah membayar dana pihak ketiga alias nasabah. Namun anehnya dana tersebut membengkak hingga Rp 6,7 triliun.

"Di dalam kasus Century kurang dari 2 triliun. Hal itu jika dibayar maka selesailah urusan. Tidak ada gejolak atau efek lainnya. Akan tetapi, ini aneh di mana dana pihak ketiga kurang dari 2 triliun, di bailout 6,7 triliun. Hampir mencapai tiga kali lebih. Hal tersebut jelas kejahatan," bebernya.

Rizal mempertanyakan KPK yang belum bergerak menjadikan Boediono tersangka. Seharusnya KPK segera menangkap pelaku yang telah merugikan negara triliunan rupiah.

"Dalam menyelamatkan bank, di seluruh dunia hanya satu hari dengan mentransfer dana pihak ketiga, maka urusan selesai. Dalam kasus Century, dana diecel-ecel (cicil) sampai 8 bulan. Maka jelas itu bukanlah penyelamatan Bank tetapi penyelamatan urusan lain. Kalau penyelamatan bank maka hanya satu saja. Akan tetapi, hal itu KPK juga tidak menangkap," pungkasnya. [ian]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini