Ricuh Laga Arema FC vs Persebaya, IPW: Penggunaan Gas Air Mata Langgar Aturan FIFA

Minggu, 2 Oktober 2022 09:50 Reporter : Ronald
Ricuh Laga Arema FC vs Persebaya, IPW: Penggunaan Gas Air Mata Langgar Aturan FIFA Korban Rusuh Arema FC dan Persebaya. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti penggunaan gas air mata saat upaya pengendalian massa dalam tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Pasalnya, hal tersebut dilarang oleh federasi sepak bola dunia atau FIFA.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menyampaikan bahwa kericuhan dalam tragedi Kanjuruhan itu berawal dari kekecewaan suporter tim tuan rumah yakni Arema, yang turun ke lapangan tanpa dapat dikendalikan oleh pihak keamanan.

"Bahkan, aparat kepolisian yang tidak sebanding dengan jumlah penonton, secara membabi buta menembakkan gas air mata sehingga menimbulkan kepanikan terhadap penonton yang jumlahnya ribuan," tutur Sugeng kepada wartawan, Minggu (2/10).

2 dari 2 halaman

Usai gas air mata ditembakkan, lanjut Sugeng, banyak penonton yang kesulitan bernapas dan akhirnya pingsan. Buntutnya, banyak jatuh korban yang terinjak-injak di area Stadion Kanjuruhan Malang.

"Padahal, penggunaan gas air mata di stadion sepak bola sesuai aturan FIFA dilarang. Hal itu tercantum dalam FIFA Stadium Safety and Security Regulations pada pasal 19 huruf b disebutkan bahwa sama sekali tidak diperbolehkan mempergunakan senjata api atau gas pengendali massa," jelas dia.

Sugeng menyatakan bahwa polisi harus mengusut tuntas tragedi jatuhnya ratusan korban tewas dalam ajang sepak bola nasional. Jangan sampai proses pidana menguap begitu saja, seperti hilangnya nyawa dua bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Juni lalu.

"Lebih penting dari tewasnya 127 suporter tersebut, Presiden Jokowi harus memberikan perhatian terhadap dunia sepakbola di Indonesia yang selalu ricuh dan menelan korban jiwa. Kemudian, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan seharusnya malu dan mengundurkan diri dengan adanya peristiwa terburuk di sepak bola nasional," Sugeng menandaskan.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com.  [tin]

Baca juga:
Polri Tegaskan Usut Tuntas Kericuhan di Laga Arema FC vs Persebaya
Bunyi Aturan FIFA Larang Pakai Gas Air Mata Tangani Massa Ricuh di Stadion
Mahfud MD Sebut Panitia Tak Jalankan Antisipasi Kericuhan Laga Arema FC vs Persebaya
Suasana Kericuhan Mencekam yang Tewaskan 127 Suporter di Laga Arema FC vs Persebaya
Polri Turunkan Tim DVI Identifikasi Korban Kericuhan Usai Laga Arema FC vs Persebaya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini