Rhoma Irama soal Penampilan di Bogor: Tuan Rumah Minta Tausyiah Setelah Itu Nyanyi

Senin, 29 Juni 2020 15:36 Reporter : Henny Rachma Sari
Rhoma Irama soal Penampilan di Bogor: Tuan Rumah Minta Tausyiah Setelah Itu Nyanyi Rhoma Irama Konser di Bogor. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Raja Dangdut Rhoma Irama mengklarifikasi kehadirannya dalam acara khitanan di Desa Cibunian, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (28/6) lalu. Ia menyebut kehadirannya sebatas tamu undangan.

Namun, saat itu ia mengaku diminta penyelenggara untuk tampil bertausyiah dan membawakan beberapa tembang. "Saya pun kondangan jadi sampai di sana saya lihat orang banyak dan beberapa artis ibu kota tampil, ada musiknya. Nah setelah itu didaulat dari tuan rumah dan masyarakat untuk tampil. Istilahnya menyumbangkan lagu atau tausiyah," kata Rhoma Irama saat dikonfirmasi awak media, Senin (29/6).

"Tuan rumah minta, kan khitanan tuh, berikan tausyiah. Maka saya sampaikan tausiyah singkat. Setelah itu semua itu minta nyanyi ‘nyanyi nyanyi’. Saya pun nyanyi itu aja sih," sambungnya.

Rhoma Irama mengaku hanya bernyanyi tiga lagu dan tanpa didampingi oleh band Soneta yang memang telah membatalkan diri untuk tampil pada acara khitanan tersebut.

Tak hanya itu, Rhoma Irama mengatakan kondisi saat ia bernyanyi cukup kondusif, bahkan para tamu undangan juga tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Dan saya selama di sana di dampingi oleh aparat, selama di lokasi di dampingi aparat maupun di ruang tunggu, ruang tamu sampe dikawal pentas," jelas Rhoma Irama.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin mengaku kecewa lantaran pedangdut Rhoma Irama ingkar janji dengan tetap menggelar konser pada acara khitanan yang berlokasi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (28/6).

"Gugus tugas akan mengambil langkah tegas, karena khawatir hal tersebut menjadi preseden buruk bagi masyarakat lainnya," ujar Ade Yasin saat dihubungi di Bogor.

Menurutnya, sudah jelas tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 35 Tahun 2020 yang mengatur berbagai macam ruang lingkup, yaitu level kewaspadaan daerah, penetapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional secara parsial sesuai kewaspadaan daerah, serta protokol kesehatan dalam rangka adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Selain itu, Pamijahan merupakan satu dari 29 kecamatan di Kabupaten Bogor yang kini berstatus zona merah. GTPPC Kabupaten Bogor mencatat ada satu pasien Covid-19 dan 12 pasien dalam pengawasan (PDP) yang berstatus aktif di wilayah tersebut. [rhm]

Baca juga:
Rhoma Irama Tetap Gelar Konser di Bogor, Bupati Yasin Ancam Ambil Tindakan Tegas
Rencana Konser Rhoma Irama di Pesta Khitan Ditolak Gugus Tugas, Ini 4 Faktanya
Masih PSBB, Bupati Tolak Rencana Konser Rhoma Irama di Bogor
Rhoma-Sandiaga Uno: Dunia Terisolasi Virus, Mungkin Teguran Agar Tidak Sombong
Rhoma Irama Tak Tahan Ketawa Melihat Cucu-Cucunya Nyanyi 'Santai' di Atas Panggung

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini