Resmikan Masjid At-Tanwir, Wapres JK Ingatkan Bijak Gunakan Sound System

Kamis, 17 Oktober 2019 12:38 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Resmikan Masjid At-Tanwir, Wapres JK Ingatkan Bijak Gunakan Sound System Wapres JK Resmikan Masjid At-Tanwir. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan Sound System atau pengeras suara masjid dengan bijak. JK menjelaskan masjid harus memiliki aturan jangan saling melampaui suara satu dengan yang lainnya.

"Oleh karena itu, kita akan punya aturan bahwa sound system itu jangan saling melampaui masjid yang satu. Karena nanti tidak jelas adzannya, adzan semua kita bingung, daerah-daerah yang banyak masyarakat yang padat, waduh itu," kata JK saat meresmikan masjid AT-Tanwir di Komplek Pusat Dakwah Muhammadiyah, Kamis (17/10).

Kemudian JK juga berharap agar seluruh Sound System di masjid jangan dipasang sembarang tempat. Sehingga para jamaah bisa mendengar informasi dan ceramah dengan baik. Jika pengeras suara tidak benar, para jemaah akan tidur dan tidak menyimak.

"Saya selalu bilang kalau masjid seperti itu maka lebih berpahala sopir angkot dibanding khotibnya. Kalau sopir angkot cepat, semua penumpangnya astagfirullah. Tapi kalau sound sistem masjid jelek orang ketiduran. Itu harus diperhatikan," kata JK.

Diketahui masjid At-Tanwir dibangun dengan beberapa inovasi menggunakan teknologi ramah lingkungan. Gedung Go Green dari bangunan ini akan menggunakan sel surya dan recycle air wudhu untuk siram tanaman dan closet. Dengan demikian air yang digunakan di masjid akan super irit.

Selain itu, tempat wudhu yang dibangun juga akan menggunakan konsep modern dengan taman kota dilantai satu. Penggunaan sarana bangunan ini yaitu lantai 1 akan digunakan untuk taman dan tempat wudlu, lantai 2 dan 3 diperuntukkan bagi shalat laki-laki, sedangkan lantai 4 untuk perempuan. Sedangkan lantai 5 dan 6 akan diperuntukkan bagi Perpustakaan Muhammadiyah, ruang kajian (diskusi) dan ruang pertemuan.

Bangunan setinggi 6 lantai tersebut direncanakan akan menghabiskan biaya Rp31 miliar. Diharapkan kebutuhan biaya dapat terpenuhi dari infaq anggota serta umat secara umum. [rhm]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini