Rencana Wapres JK ke Afghanistan untuk bantu rekonsiliasi dan pertemuan umat beragama

Kamis, 15 Februari 2018 12:49 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Rencana Wapres JK ke Afghanistan untuk bantu rekonsiliasi dan pertemuan umat beragama Jokowi dan Jusuf Kalla. ©2018 Biro Pers Istana

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar pertemuan dengan Kepala badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (purn) Budi Gunawan dan Menteri luar Negeri, Retno Marsudi di kantornya, Kamis (15/2). Dalam pertemuan tersebut Budi Gunawan membicarakan persiapan rencana kunjungan Wapres JK ke Afganistan pada 26 Februari 2018.

"Insya Allah tidak diundur (sesuai rencana). Rencananya kan tanggal 26. Agenda sudah ditentukan dan kita sudah menyiapkan semuanya," kata Budi Gunawan di Kantor Wakil Presiden, Jl Merdeka Utara, Kamis (15/2).

Budi Gunawan sudah menyiapkan tim untuk mengamankan kedatangan JK di wilayah yang sedang berkonflik tersebut. Pihak kepolisian dan pasukan bersenjata Afganistan juga sudah mempersiapkan kedatangan JK.

"Tim sedang bekerja di sana. Dengan aparat intelejen. Aparat kepolisian dan Angkatan bersenjata di sana. Untuk mengamankan kedatangan beliau," ungkap Budi.

Pertemuan Forum Umat Beragam di Afganistan

Budi Gunawan menyebut beberapa agenda yang akan dilakukan Wapres JK. Salah satunya menghadiri pertemuan dengan forum ulama. Indonesia akan memfasilitasi rekonsiliasi di Afghanistan.

"Kita memediasi, memfasilitasi proses apa rekonsiliasi ya. Proses itu di Afganistan. Sudah ada dari Nahdlatul Ulama (NU) yang bekerja di sana. Nanti konsep NU Afganistan itu sudah jalan di sana. Itu nanti kita kembangkan," kata Budi Gunawan.

Mantan Wakapolri ini menuturkan, pertemuan para ulama di sana akan berkonsep seperti Nahdlatul Ulama yang ada di Indonesia. Kemungkinan konsep tersebut akan diterapkan di sana.

"Wujudnya, pertemuan para ulama dengan konsep NU yang ada di Indonesia akan diterapkan di sana. Mereka meminta bantuan seperti itu," ungkap Budi.

Budi menyebut mengatakan ada beberapa peran Indonesia dalam proses rekonsiliasi di Afghanistan. Semisal, Indonesia Islamic Center. Ada juga masjid, perpustakaan dan RS yang menjadi simbol peran Indonesia.

"Keterlibatan Indonesia dalam proses rekonsiliasi. Sementara itu. Itu yang kita matangkan. Sebagai bagian kunjungan bapak Wapres ke sana, pembicaraannya itu," tegas Budi.

Untuk diketahui, Wapres Jusuf Kalla mengakui tidak ada persiapan khusus untuk berkunjung ke Afganistan. Dia juga menuturkan, di sana akan bertemu tokoh-tokoh Afghanistan. Di mana, salah satunya membicarakan bantuan Indonesia untuk menyelesaikan konflik di negara tersebut.

"Ketemu semua tokoh-tokoh di sana untuk bagaimana caranya Indonesia membantu sebagai negara Islam terbesar dan netral, tanpa suatu kepentingan lain. Kita bagaimana sharing untuk mencari solusi bersama," kata JK. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini