Rencana Pemulangan Eks ISIS, Polri Sebut Perempuan Butuh Penanganan Khusus

Rabu, 10 Juli 2019 09:21 Reporter : Ahda Bayhaqi
Rencana Pemulangan Eks ISIS, Polri Sebut Perempuan Butuh Penanganan Khusus Brigjen Pol Dedi Prasetyo. ©2019 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menanggapi rencana pemulangan mantan anggota ISIS di Suriah. Dia mengungkapkan, akan ada proses penilaian terhadap individu yang bakal dipulangkan.

"Prosesnya itu melalui proses assessment yang begitu clear, karena sebagian besar untuk warga Indonesia yang berada di pengungsian diantara perbatasan Suriah dan Iraq itu wanita," katanya di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (10/7).

Penilaian atau assessment itu untuk mengetahui sejauh mana individu tersebut terpapar radikalisme. Menurut Dedi, perempuan eks ISIS butuh penanganan khusus dalam program deradikalisasi. Salah satu alasannya karena perempuan memiliki tingkat militansi yang tinggi.

"Maka yang di tangankan khusus kasus-kasus yang perempuan, demikian juga yang di BNPT juga sama untuk deradikalisasi untuk perempuan dan anak yang nangani juga perempuan karena chemistry-nya dapat," ujarnya.

Dia menambahkan, program deradikalisasi itu wajib diikuti semua anggota eks ISIS yang kembali ke Indonesia. Kalau tidak ikut dalam program deradikalisasi, semua negara juga menolak individu tersebut.

"Bahkan ada beberapa negara di Amerika dan Eropa mencabut hak kewarganegaraannya, karena kalau sudah dewasa itu tingkat terpapar paham radikalisme yang ekstrem itu akan sulit untuk mengikuti program deradikalisasi," jelasnya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyatakan kesiapannya memimpin tim untuk memulangkan keluarga mantan anggota ISIS dari Suriah. Tentunya hal tersebut akan dilakukan setelah adanya keputusan dari pemerintah.

"Keputusan belum ada, tapi kami sudah mulai melihat dan menginventarisasi berbagai hal terkait masalah itu," kata Kepala BNPT, Komisaris Jenderal Polisi Suhardi Alius di Jakarta, Selasa (10/7).

Dia mengungkapkan, sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam penanggulangan terorisme di Indonesia, BNPT akan memberikan saran terkait pemulangan keluarga mantan anggota ISIS. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini