Relawan hingga Simpatisan Gerindra di Garut Tolak Mulan Jameela Jadi Anggota DPR

Senin, 23 September 2019 13:10 Reporter : Mochammad Iqbal
Relawan hingga Simpatisan Gerindra di Garut Tolak Mulan Jameela Jadi Anggota DPR Relawan dan simpatisan Gerindra tolak Mulan Jameela jadi anggota DPR. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejumlah relawan hingga simpatisan Partai Gerindra Kabupaten Garut demonstrasi di Kantor DPC Gerindra Kabupaten Garut, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (23/9). Aksi dilakukan menyikapi penggantian Ervin Luthfi oleh Mulan Jameela oleh DPP Gerindra sebagai anggota DPR periode 2019-2024.

Dalam aksinya, sejumlah kader dari beberapa pimpinan anak cabang (PAC) dan relawan juga simpatisan membawa spanduk tuntutan agar Ervin dilantik menjadi anggota DPR. Mereka juga menghujat Mulan yang disebut perebut kursi orang.

Dalam Pileg 2019, Ervin yang merupakan Caleg di Dapil Jabar XI meraih 33.938 suara, sedangkan Mulan Jameela hanya meraih 29.192 suara. Dari Dapil Jabar XI, Gerindra mengirimkan tiga kadernya ke Senayan.

Selain diganti posisinya untuk menjadi anggota DPR, Ervin pun dipecat sebagai kader partai. Selain Ervin, DPP Partai Gerindra juga memberhentikan Fahrul Rozi sebagai kader partai, padahal ia diketahui perolehan suara menempati posisi keempat dalam Pileg 2019.

Koordinator aksi, Yudi Munandar menyebut bahwa dalam aksi yang dilakukan mendesak agar DPC Gerindra Kabupaten Garut mengirimkan surat ke DPP Gerindra, untuk mendukung Ervin sesuai dengan Undang-Undang Pemilu.

"Kami juga meminta agar DPP Gerindra mencabut penetapan Mulan Jameela. Selain itu kami meminta agar merehabilitasi nama baik Ervin Luthfi dan Fahru Rozi sebagai peraih suara ke-3 dan ke-4 atas pemecatan sebagai kader Gerindra," ujarnya.

Yudi juga menyebut bahwa pihaknya menolak keputusan KPU No.1341/PL.01.9-Kpt/06/KPU/IX/2019 dan menolak pemecatan Ervin Luthfi dan Fahru Rozi, karena dianggap bertentangan dengan AD/ART Partai Gerindra.

"Kami juga meminta Sekjen DPR RI untuk menunda pelantikan Mulan Jameela, sebab sedang dilakukan proses gugatan di PTUN dan bertentangan dengan undang undang Pemilu," ungkapnya.

Hingga berita ini tayang mereka masih melakukan demonstrasi. Mereka menunggu kedatangan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Garut, Enan. [cob]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini