Rekonstruksi perampokan Pulomas, polisi tambah tiga adegan baru

Kamis, 19 Januari 2017 09:51 Reporter : Ronald
Rekonstruksi perampokan Pulomas, polisi tambah tiga adegan baru Prarekonstruksi perampokan di Pulomas. ©2017 Merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Jajaran Polres Metro Jakarta Timur melakukan rekonstruksi kasus perampokan di Jalan Pulomas Utara, Jakarta Timur, kediaman rumah Dodi Triono. Dalam rekonstruksi ini, polisi akan menambah tiga adegan dalam perampokan keji tersebut.

"Kita akan lakukan khusus di sini ada 75 adegan, ada penambahan dari temuan prarekon. Ada statement tambahan yang masuk dari saksi yang kita hadirkan adalah empat orang dari pembantu rumah tangga," kata Kapolres Jakarta Timur Kombes Agung Budijono saat ditemui di lokasi, Kamis (19/1).

Namun, kata Agung, yang awalnya akan menghadirkan seluruh pelaku, tetapi hanya Ius Pane saja dihadirkan. "Yang lain (pelaku) masih pincang, belum bisa jalan," katanya.

Dari pantauan di lokasi, rekonstruksi sudah dimulai sejak sekitar pukul 07.45 WIB. Seluruh korban dalam perampokan ini digantikan perannya oleh polisi wanita.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan langsung penghargaan berupa sertifikat, kepada anak buahnya yang telah berhasil mengungkap dan juga menangkap pelaku sadis di Jalan Pulomas Utara, No 7A, Jakarta Timur. Di mana sebanyak 87 anggota yang terlibat ungkap kasus tersebut diberikan penghargaan.

Penghargaan tersebut digelar di halaman Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Tito hadir sebagai inspektur upacara dalam apel pemberian penghargaan ini.

Dalam sambutannya, Tito menyampaikan penghargaan ini diberikan karena dirinya melihat kasus perampokan Pulomas adalah kasus yang sudah masuk taraf nasional. "Ini pemberitaan sudah masuk nasional. Selain itu anggota dapat mengungkap kasus ini bukan hitungan minggu atau bulan, tapi dalam hitungan jam dan hari," kata Tito, Rabu (18/1).

Mantan Kapolda Metro Jaya ini pun menyebutkan, dirinya akan menerapkan reward (penghargaan) dan punishment (hukuman) kepada seluruh jajarannya. "Ini sebagai program saya juga sebagai pemimpin Polri, di mana saya akan konsisten menerapkan reward dan punishment," katanya.

[ded]

Topik berita Terkait:
  1. Pembunuhan Pulomas
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini