Rekonstruksi kasus mutilasi, HP korban ditemukan di tempat beras

Senin, 19 Desember 2016 12:15 Reporter : Ronald
Rekonstruksi kasus mutilasi, HP korban ditemukan di tempat beras Pelaku pemutilasi sopir angkot di Cipayung. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Jatanras Polda Metro Jaya melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan sopir angkot, Sopyan Lubis(43) di dua tempat yakni Pondok Gede dan Cipayung. Korban tewas di tangan Riko Lesmana dan Soebur dengan dengan cara dimutilasi hingga menjadi 16 bagian. Potongan tubuhnya dibukur dengan semen dalam septic tank yang berada dalam dapur rumah kontrakan.

Dalam rekontruksi ini, polisi menemukan barang bukti baru milik korban yakni telepon genggam. Barang bukti itu ditemukan setelah pelaku melakukan adegan saat membunuh Sopyan.

"Kita temukan dua handphone milik korban. Itu kita temukan di tempat atau penyimpan beras, iya (dipendem)," kata Kanit III Jatanras Polda Metro Jaya, Kompol Awal, di Kampung Kramat, Kelurahan Setu, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (19/12).

Pada adegan ke 13, kedua pelaku mulai melakukan aksi kejinya. "Adegan 13 mereka mulai beraksi, lalu 14 mereka (Riko dan Soebur) ngoborol lalu minta kunci kontrakan sebelah, setelah itu mereka mulai mengubur korban," ujarnya.

Dengan berakhirnya rekontruksi ini, lanjutnya, pihaknya akan melengkapi seluruh berkas-berkas untuk ditindaklanjuti ke pengadilan. "Sudah (selesai), semua sudah kelar, kunci kontrakan sudah kita kasih ke pemiliknya, kontrakannya sudah bisa dibuka ya," ucapnya. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini