Reaktif Covid-19, Penahanan Eks Dirut PT Jiwasraya Dipindah ke Rutan KPK

Rabu, 1 Juli 2020 17:22 Reporter : Merdeka
Reaktif Covid-19, Penahanan Eks Dirut PT Jiwasraya Dipindah ke Rutan KPK Hendrisman Rahim. ©2020 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (PT AJS) Hendrisman Rahim reaktif virus Corona atau Covid-19 berdasarkan tes cepat atau rapid test yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Hendrisman merupakan terdakwa perkara dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya yang penahanannya dititipkan di Kejaksaan Agung di Rutan cabang KPK Pomdam Jaya Guntur.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, untuk sementara waktu penahanan Hendrisman dipindahkan dari Rutan Pomdam Jaya Guntur ke Rutan cabang KPK di Gedung ACLC Kavling C1 untuk diisolasi.

"Untuk sementara waktu, tempat penahanan akan dipindah dan dilakukan isolasi mandiri di rutan cabang KPK di Gedung ACLC Kavling C1," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (1/7).

Dia mengungkapkan, saat ini Hendrisman sudah dibawa ke RS Adhiyaksa untuk menjalani tes lanjutan.

"Informasi yang kami terima yang bersangkutan benar dilakukan rapid test oleh Kejaksaan dan hasilnya reaktif. Saat ini langsung dilakukan penanganan lebih lanjut dengan dibawa ke RS Adhyaksa untuk dilakukan test swab," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, penasihat hukum Hendrisman, Maqdir Ismail membenarkan kliennya reaktif Covid-19. Sehingga, persidangan yang sedianya digelar hari ini di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat ditunda hingga Senin (6/7) mendatang.

"Betul, sidang dihentikan sementara. Dihentikan sampai Senin (6/7), karena dicurigai bahwa Pak Hendrisman termasuk reaktif," ujar penasihat hukum Hendrisman, Maqdir Ismail saat dikonformasi, Rabu (1/7).

Hendrisman sendiri dalam perkara ini didakwa merugikan negara Rp16,8 triliun atas kasus dugaan korupsi di PT AJS.

"Merugikan keuangan negara yaitu sebesar Rp16.807.283.375.000,00 atau setidak-tidaknya sekitar jumlah tersebut," ujar Jaksa Yanuar Utomo dalam surat dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (3/6).

Perbuatan itu dilakukan bersama-sama dengan kelima terdakwa lainnya yakni Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat, Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, Direktur PT Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo dan eks Kepala Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com [fik]

Baca juga:
Eks Dirut Jiwasraya Hendrisman Reaktif Covid-19, Sidang Ditunda
Kejagung Periksa 3 Pejabat OJK Terkait Kasus Jiwasraya
Jaksa Agung Ungkap Alasan Pejabat OJK Ditetapkan Tersangka Kasus Jiwasraya
BPK Bakal Usut BUMN Lain yang Diduga Terlibat dalam Kasus Jiwasraya
BPK: Skandal Jiwasraya Berpotensi Timbulkan Kerugian Ekonomi Indonesia
Dituduh Lindungi Tersangka Kasus Jiwasraya, BPK Bakal Laporkan Benny Tjokrosaputro

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini