Ratusan pengemudi becak di Medan demo tolak angkutan online

Selasa, 21 Februari 2017 13:35 Reporter : Yan Muhardiansyah
Ratusan pengemudi becak di Medan demo tolak angkutan online pengemudi becak di Medan demo tolak angkutan online. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Ratusan pengemudi becak bermotor berunjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Medan, Jalan Maulana Lubis, Selasa (21/2). Mereka mendesak Wali Kota Dzulmi Eldin bertindak tegas melarang operasional angkutan online.

"Kami menolak angkutan online karena menyebabkan penghasilan kami turun drastis. Sudah nggak makan kami. Mereka pun bukan angkutan umum yang legal, tidak punya izin seperti kami yang menggunakan pelat kuning," kata Sembiring, seorang penarik becak.

Sejak munculnya angkutan berbasis aplikasi online di Medan, pendapatan pengemudi becak di kota ini turun drastis. Mereka kehilangan penumpang, termasuk yang selama ini menjadi pelanggannya.

"Biasanya saya dapat Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu sehari, sekarang sejak ada angkutan online ini, pendapatan saya paling tinggi Rp 60 ribu sehari, padahal sewa becak saja sudah Rp 30 ribu," kata Faisal, pengemudi becak lainnya.

Pengemudi becak bermotor lainnya mengakui mereka jelas kalah bersaing dengan angkutan online.

"Mereka bisa seenaknya mengambil penumpang di mana saja, sementara kami dibatasi. Kami bayar setoran dan harus mengurus perizinan angkutan umum, tapi mereka sama sekali tidak," sebut Iben, juga pengemudi becak.

Jumlah pengunjuk rasa yang datang ke Kantor Wali Kota Medan terus bertambah. Mereka membawa serta becak masing-masing. Jalan Maulana Lubis pun ditutup karena kendaraan roda tiga itu diparkirkan di badan jalan.

Arus kendaraan dari Jalan Maulana Lubis dialihkan ke Jalan Imam Bonjol. Jalan Pengadilan pun direkayasa menjadi dua arah. "Jalan sementara kami alihkan dan saat ini petugas sedang mengatur lalu lintas untuk mengurai kemacetan," ucap Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Indra Warman. [lia]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini