Rapat APBN-P 2016, KPK ajukan penghematan anggaran hingga Rp 69 M

Selasa, 7 Juni 2016 19:00 Reporter : Al Amin
Rapat APBN-P 2016, KPK ajukan penghematan anggaran hingga Rp 69 M Basaria Panjaitan. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan pemotongan anggaran sebesar 6,56 persen atau Rp 69.601.995.900 dari pagu anggaran 2016 sebesar Rp 1.061.469.984.000. Usulan tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat KPK dengan Komisi III DPR RI.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menjelaskan, pemotongan anggaran atau penghematan itu sesuai dengan instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2016.

"KPK mengajukan usul penghematan atau pemotongan anggaran KPK pada APBN-P 2016 sebesar Rp 69.601.995.900 sesuai Inpres Nomor 4 Tahun 2016. Mohon persetujuan pimpinan Komisi III DPR," kata Basaria di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (7/6).

Basariah menambahkan, pemotongan anggaran yang dilakukan KPK terjadi di beberapa pos. Seperti anggaran belanja perjalan dinas, paket meeting, biaya rapat, sisa dana lelang dan penundaan kegiatan yang belum terikat kontrak.

Namun begitu, Basariah menegaskan, dengan dikuranginya anggaran KPK pada APBN-P 2016, hal itu tidak mengurangi target KPK dalam menyelesaikan kasus yang ditangani.

Dalam rapat kerja yang membahas APBNP 2016 ini, Komisi III DPR RI turut menghadirkan perwakilan dari Komisi Yudisial, Mahkamah Konstitusi, dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. [sho]

Baca juga:
FITRA sebut bahasan RAPBN-P 2016 rawan dimanfaatkan koruptor

Bangun lapas baru, Kemenkum HAM minta tambahan anggaran Rp 1,3 T

Presiden Jokowi ultimatum K/L percepat realisasi belanja modal

Menkeu: Tanpa tax amnesty, pemangkasan anggaran capai Rp 250 triliun

Pemerintah Jokowi-JK kembali talangi Lapindo Rp 54,3 miliar

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. KPK
  3. APBN 2016
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini