Raker Naturalisasi di DPR, Menpora Harap Otavio Dutra Memberi Contoh Baik

Kamis, 25 Juli 2019 16:21 Reporter : Bagus Suryadinata
Raker Naturalisasi di DPR, Menpora Harap Otavio Dutra Memberi Contoh Baik Menpora Imam Nahrawi Raker Bersama Komisi X DPR Soal Naturalisasi Otavio Dutra. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi melakukan rapat kerja (raker) bersama Komisi X DPR RI di Kantor DPR, Jakarta, Rabu (24/7) malam. Raker ini membahas pertimbangan kewarganegaraan RI atas nama Otavio Dutra, pesepak bola dari warga negara Brasil.

Turut hadir dalam raker ini Sesmenpora Gatot S Dewa Broto bersama sejumlah pejabat eselon I dan II Kemenpora. Raker dipimpin langsung oleh Ketua Komisi X DPR RI, Djoko Udjianto.

Dalam proses ini, Imam mengucapkan terima kasih kepada anggota DPR RI yang membantu proses naturalisasi ini. Bagi Imam, Dutra memang sudah bisa dinaturalisasi karena memang sudah lama melintang di kancah sepak bola Indonesia.

"Secara faktual bahwa Saudara Otavio Dutra telah tinggal di Indonesia sejak tahun 2011 untuk memperkuat Persebaya. Kemudian juga (pernah) memperkuat Persipura, Persegres Gresik, Bhayangkara FC, dan sekarang kembali memperkuat Persebaya," ujar Menpora.

Lebih lanjut, Menpora juga menjelaskan, pertimbangan lainnya yakni Dutra masuk proyeksi ikut serta membela Tim Nasional Sepak bola Indonesia dalam event internasional. "Semoga Dutra bisa memberikan contoh yang baik," jelas Menpora.

Pada raker tersebut, Dutra diminta untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengucapkan teks pancasila. Proses tersebut dilakukan dengan lancar dan mendapat tepuk tangan dari seluruh hadirin.

Pada raker ini, Dutra yang hadir bersama isteri dan anaknya mengaku sangat cinta kepada Indonesia. Bahkan, mereka juga sudah mengenal budaya dan suka dengan masakan Indonesia. Pemilik nomor punggung 5 di Persebaya Surabaya ini juga bertekad ingin membawa sepak bola Indonesia maju. Dutra sempat meneteskan air matanya karena terharu. Momen itu terjadi usai rapat disudahi.

"Saya cinta Indonesia. Masa depan ketika pensiun, mungkin saya ingin menjadi pelatih. Saya ingin buat Indonesia maju. Kita tahu di Brasil lahir banyak pemain hebat. Di Indonesia tak jauh berbeda, juga banyak talenta," kata Dutra. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Kemenpora
  2. Naturalisasi
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini