Pura-pura kehilangan, pria ini ternyata pelaku mutilasi istrinya di Karawang

Rabu, 13 Desember 2017 14:52 Reporter : Aksara Bebey
Pura-pura kehilangan, pria ini ternyata pelaku mutilasi istrinya di Karawang Ilustrasi Mutilasi. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Mayat tanpa kepala ditemukan di Jalan Raya Syeh quro, desa Ciranggon Kecamatan Majalaya, Karawang. Mayat itu pertama kali ditemukan oleh seorang buruh benama Herman pada Kamis (7/12).

Jenazah wanita ditemukan tanpa kepala dan kaki. Kondisi saat ditemukan dalam keadaan hangus terbakar. "Diduga korban dibunuh lalu pala dan kaki korban dipotong selanjutnya korban dibuang di TKP lalu dibakar," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus saat dihubungi Rabu (13/12).

Barang bukti yang ditemukan adalah potongan bambu bekas dibakar, seutas tali tambang dan baju batik sekolah. Kurang dari sepekan, kasus ini terungkap. Tersangka diketahui bernama Muhammad Kholili yang tak lain suami korban. Yusri mengungkapkan, peristiwa tersebut terungkap setelah pihak kepolisian mengikuti petunjuk di tempat kejadian perkara.

Polisi sempat merazia preman dengan sasaran anak punk guna mengidentifikasi tato yang identik dengan korban yang juga memiliki tato di bagian atas payudara bertuliskan Rolling Stone dan tato gambar perempuan duduk meringkuk bersayapkan kupu-kupu. Karena hasilnya nihil, polisi melakukan olah TKP ulang bersama dengan tim dari Inafis Polda Jabar dengan memperluas radius perimeter area Olah TKP dengan K9 (Anjing Pelacak) dari Dit Sabhara Polda Jabar.

Tidak hanya itu, polisi juga sempat membuka hotline untuk pengaduan masyarakat bagi yg merasa kehilangan keluarganya. Suami korban, Kholili sempat mengaku kehilangan istrinya, yang diketahui bernama Nindy. Dari situ, kasus ini terbongkar.

"Penyidik menelusuri keterangannya, namun janggal kemudian akhirnya tidak dapat beralibi lagi dan mengakui perbuatannya," ujar Yusri.

Akhirnya diketahui bahwa cekcok menjadi pemicu tersangka nekat membunuh isterinya sendiri. Tersangka akhirnya menunjukkan kepala dan kedua kaki korban yang dibuang secara terpisah di tiga tempat yang tidak jauh di wilayah Curug Cigentis, Loji, Pangkalan, Karawang.

"Ditemukan seluruh potongan tubuh korban di tempat yang ditunjukkan oleh tersangka," ujar Yusri.

Pihak kepolisian pun melakukan pra rekonstruksi dan olah TKP di tempat eksekusi yang merupakan kosan di tempat pembuangan Golok di Jembatan Sungai Citarum dekat Alun-Alun Karawang. Sedangkan TKP pembuangan HP korban di Irigasi Johar.

Berdasarkan keterangan tersangka, pada Senin (4/12), korban dan pelaku cekcok mulut dan berkelahi. Pelaku nekat menghabisi nyawa korban dengan memukul leher korban menggunakan sisi samping telapak tangan kanan pelaku sebanyak 2 kali.

Setelah menerima pukulan, korban terjatuh kemudian kepalanya terbentur ke lantai. Karena tak kunjung bangkit, tersangka mengecek nafas korban.

"Ternyata sudah tidak bernafas lagi, selanjutnya pelaku menyembunyikan mayat korban di ruangan tengah kost-an mereka berdua," ucapnya.

Selanjutnya, pada Selasa (5/12) pelaku membeli golok, plastik hitam besar dan tas belanja kemudian memutilasi korban mulai dari bagian kepala terlebih dahulu kemudian kedua kaki korban. Selanjutnya pelaku membuang kepala dan kedua kaki korban di Curug Cigentis, Loji, Karawang.

Keesokan harinya pelaku membuang tubuh korban di ciranggon kemudian membakar tubuh korban bersamaan dengan buku nikah, akta Kelahiran korban, dan surat-surat lainnya milik korban.

Dari peristiwa itu, polisi mengamankan barang bukti berupa botol air mineral berisikan bensin, karpet tempat memutilasi korban, Sofa kasur yg terdapat bercak darah, Helm yang digunakan pelaku ketika membuang mayat korban, Baju milik korban, Jam tangan milik korban, Lakban yang digunakan pelaku untuk menutup mulut korban, Kain pel yang digunakan untuk membersihkan lantai setelah korban dimutilasi. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Mutilasi
  2. Pembunuhan
  3. Bandung
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini