Puluhan Tenaga Medis RSHS Sudah Tempati Hotel, Pemprov Jabar Fokus Cari APD

Selasa, 7 April 2020 17:12 Reporter : Aksara Bebey
Puluhan Tenaga Medis RSHS Sudah Tempati Hotel, Pemprov Jabar Fokus Cari APD Hotel Prama Grand Preanger. ©2020 Merdeka.com/Aksara Bebey

Merdeka.com - Puluhan tenaga medis yang merawat dan menangani pasien terindikasi virus corona (Covid-19) sudah menempati hotel milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Saat ini, masalah yang belum terselesaikan adalah pemenuhan alat pelindung diri (APD) bagi mereka.

Total tenaga medis yang berasal dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung ini sementara berjumlah 73 orang. mereka terdiri dari 20 orang perawat, dua orang dokter, tiga orang supir, dua orang cleaning service dan empat orang yang bertugas untuk urusan administrasi.

Mereka sudah menempati Hotel Prama Grand Preanger sejak sepekan lalu. jumlah total kamar yang disediakan sebanyak 200 kamar. Dari puluhan tenaga medis tersebut baru memenuhi 23 kamar.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil disela kunjungan mengatakan penyediaan hotel ini merupakan salah satu bentuk dukungan moral kepada para tenaga medis.

"Kami memfasilitasi hotel bintang lima untuk para tenaga medis dokter dan perawat dan sudah dipakai sejak minggu lalu jadi bukan persiapan lagi tapi saya hanya mengecek kondisi mereka," ujar dia melalui siaran pers yang diterima, Selasa (7/4).

Ia mengaku pemanfaatan hotel ini akan terus dilakukan di sejumlah wilayah. Tujuannya, agar para tenaga medis bisa nyaman terutama bagi yang kesulitan pulang ke rumah sehingga bekerja maksimal.

Saat ini ia berupaya mencari APD di berbagai wilayah di Indonesia hingga luar negeri. "Kami juga sedang mencari APD (alat pelindung diri) ke berbagai negara untuk pengamanan diri mereka."

Salah seorang tenaga medis Ali Sardjono mengaku terbantu dengan keberadaan fasilitas ini. Meski harus jauh dari keluarga setidaknya hal ini memberikan ketenangan sekaligus menekan potensi penyebaran virus.

Ia sendiri sudah dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan tes, namun tetap kekhawatiran bila pulang ke rumah bertemu keluarga dan tetangga karena telah merawat pasien positif Covid-19.

"Fasilitas ini sangat membantu kita, kita selama sudah memberikan pelayanan secara maksimal tapi kita juga ada kekhawatiran atau was-was kalau kita pulang ke rumah ketemu keluarga," ungkapnya. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini