Puluhan rumah di Samarinda kebakaran, diduga korsleting listrik

Senin, 3 Juli 2017 13:39 Reporter : Nur Aditya
Puluhan rumah di Samarinda kebakaran, diduga korsleting listrik Ilustrasi kebakaran. ©2015 Merdeka.com/firewatch.co.uk

Merdeka.com - Kebakaran terjadi di pemukiman padat penduduk, Jalan Masjid RT 32 Kelurahan Rawa Makmur, Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur. Sedikitnya 20 rumah ludes terbakar dan 23 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Diduga, kobaran api disebabkan korsleting listrik.

Keterangan diperoleh, api berkobar sekitar pukul 09.15 Wita dari rumah salah seorang warga di RT 32. Hembusan angin yang cukup kencang di lokasi, membuat si jago merah cepat membesar.

Warga yang panik, bergegas mengamankan barang-barang mereka ke tempat yang lebih aman. Mereka juga sempat berupaya keras memadamkan api dengan peralatan seadanya.

"Seperti tiba-tiba saja ada kobaran api. Tidak, tidak ada suara ledakan misal gas elpiji. Angin memang kencang, jadi api cepat membesar," kata Afif, warga di lokasi kejadian, kepada merdeka.com, Senin (3/7).

"Saya bantuin keluarga bawa barang-barang keluar rumah, karena kebetulan rumah saya tidak jauh (tinggal di Samarinda Seberang). Cepat, apinya memang cepat membesar," ujarnya.

Petugas pemadam dari BPBD Kota Samarinda, dibantu berbagai instansi lain, juga relawan kebencanaan, bergegas memadamkan kobaran api yang berkobar hebat.

Kurang dari 2 jam kemudian, api berhasil dikuasai. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa itu. Data sementara usai kobaran api berhasil dipadamkan, sekitar 20 rumah hangus, 69 jiwa dari 23 KK kehilangan tempat tinggal.

"Luas areal yang terbakar sekitar 2.000 meter persegi," kata petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Samarinda Nanang Arifin kepada wartawan.

Dari inventarisir di lokasi, kobaran api diduga disebabkan korsleting listrik di rumah salah satu warga. Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa itu, dan kerugian materil masih dalam pendataan.

"Sekitar jam 11 api berhasil dipadamkan," demikian Nanang. [msh]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Samarinda
  3. Kebakaran
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini