Puluhan ribu takmir masjid di Sumsel boikot PKB dan Jokowi

Selasa, 13 Mei 2014 13:10 Reporter : Irwanto
Puluhan ribu takmir masjid di Sumsel boikot PKB dan Jokowi Kampanye PKB di Banyumas. ©2014 merdeka.com/chandra uwin

Merdeka.com - Bukan hanya Fans of Rhoma dan Soneta (Forsa) Sumsel yang kecewa terhadap sikap Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ), puluhan ribu takmir masjid dan musala yang tergabung dalam Forum Silaturrahmi Takmir Masjid dan Musholla Indonesia (Fahmi Tamami) Sumsel juga turut memboikot PKB dan Joko Widodo ( Jokowi ) pada pemilihan presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang.

Ketua Umum Fahmi Tamami Sumsel, KH Buya Husni Thamrin Madani mengungkapkan, pihaknya kecewa atas keputusan PKB yang berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) dan batal mencalonkan Rhoma Irama sebagai presiden. Padahal, pada Pileg 9 April yang lalu, mereka sudah berjuang menarik simpati masyarakat untuk memilih pimpinan Muhaimin tersebut.

Namun, setelah PKB meraih suara cukup signifikan dan meningkat drastis dibanding Pileg 2009 lalu, pimpinan PKB malah meninggalkan Raja Dangdut bahkan tidak mengakui Rhoma Irama effect.

"Kami kecewa dengan keputusan PKB . Imbasnya, puluhan ribu takmir masjid dan musholla di Sumsel tidak akan memilih capres yang berkoalisi dengan PKB ," ungkap Buya kepada merdeka.com, Selasa (13/5).

Buya yang juga sebagai pimpinan Pondok Pesantren Qodratullah, Langkan, Banyuasin ini mengaku, keputusan itu sudah bulat dan secara terang-terangan diungkapkan puluhan anggotanya di Sumsel.

"Kemungkinan besar, boikot ini akan diikuti oleh takmir masjid dan musholla yang tidak masuk dalam organisasi kami," kata dia. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Pemilu 2014
  2. PKB
  3. PDIP
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini