Puluhan pasangan kawin siri nikah gratis di KUA Bekasi

Minggu, 30 Agustus 2015 03:06 Reporter : Mohammad Yudha Prasetya
Puluhan pasangan kawin siri nikah gratis di KUA Bekasi nikah massal. ©REUTERS/Kim Hong-Ji

Merdeka.com - Puluhan pasangan pengantin di Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi, Jawa Barat, yang sejak puluhan tahun lalu melakukan kawin siri, akhirnya bisa bernapas lega setelah pernikahan mereka kini tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat. Nikah gratis itu merupakan program yang diselenggarakan Perusahaan Gas Negara (PGN) Persero, bekerja sama dengan Lembaga Kemanusiaan ESQ.

"Kegiatan tersebut merupakan wujud tanggung jawab sosial, khususnya kepada masyarakat di wilayah sekitar operasional PGN. Diharapkan melalui kegiatan ini, bisa membantu meningkatkan hidup masyarakat, mempererat hubungan yang harmonis, dan meningkatkan citra perusahaan yang memiliki kepedulian secara nyata," ujar perwakilan dari PGN, Sumarsoni, seperti dikutip dari Antara, Jakarta, Sabtu (29/8).

Sumarsoni menjelaskan, dengan terdaftarnya para pasangan tersebut, diharapkan mereka akan memperoleh kemudahan dalam pembuatan surat-surat lainnya, seperti akta kelahiran, passport dan sebagainya. Selain program nikah gratis, lanjut Sumarsoni, pihaknya juga memberikan bantuan makanan bergizi dan pelayanan kesehatan massal di beberapa wilayah, antara lain di wilayah Banten, Palembang, dan Lampung.

"Kami berharap melalui kegiatan sosial ini, masyarakat dapat menerima manfaat kehadiran PGN di lingkungan sekitar. Oleh karena itu, mari sama-sama memelihara dan menjaga aset perusahaan agar kegiatan perusahaan dapat berjalan baik dan lancar, sehingga bisa memberikan nilai tambah pada masyarakat," ujarnya.

Kepala Desa Hurip Jaya, Yakub, mengapresiasi PGN karena telah membantu warganya mendapatkan legalitas kependudukan. "Saya selaku kepala desa mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada PGN dalam program nikah massal ini," ujar Yakub.

Sementara itu GM LK ESQ, Thesiana Budisetianti, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya masyarakat dan pemerintah desa, atas kerja samanya sehingga acara ini bisa terlaksana dengan lancar.

"Ini bukanlah proses yang mudah, perlu ada kerja sama dari berbagai pihak. Surat nikah tersebut dapat digunakan untuk melengkapi legalitas kependudukan," ujar Thesi. [ary]

Topik berita Terkait:
  1. Nikah Massal
  2. Nikah Siri
  3. Bekasi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini