Pulihkan Habitat Binatang, Jokowi Setuju Pulau Komodo Ditutup untuk Wisatawan

Kamis, 11 Juli 2019 12:41 Reporter : Ananias Petrus
Pulihkan Habitat Binatang, Jokowi Setuju Pulau Komodo Ditutup untuk Wisatawan Jokowi di Labuan Bajo. ©Liputan6.com/Lizsa Egeham

Merdeka.com - Rencana penutupan sementara Pulau Komodo bagi wisatawan pada tahun 2020 oleh pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur, ditanggapi serius oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika mengunjungi Manggarai Barat, Rabu (10/7).

Di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Jokowi mengatakan demi kepentingan konservasi harus dilakukan penutupan.

"Dalam rangka konservasi bagus, karena yang ada Komodo tidak hanya di Pulau Komodo kan, di Rinca juga ada Komodonya kan datang lihat di Rinca dulu kan," tegas Jokowi.

Menurut Jokowi, jika ada penolakan dari berbagai pihak terkait penutupan tersebut, bisa dibicarakan dengan bupati maupun gubernur. "Ya itu masalah komunikasi ada Pak Gubernur dan Bupati lah," ujarnya.

Sebelumnya, gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan akan menutup taman nasional yang berada di kabupaten Manggarai Barat itu selama satu tahun untuk wisatawan.

Penutupan itu dilakukan guna meningkatkan jumlah populasi rusa yang menjadi makanan utama komodo. Selain itu, pemerintah provinsi juga akan menata Taman Nasional tersebut lebih baik supaya habitat komodo menjadi lebih berkembang.

Viktor mengkhawatirkan komodo menjadi saling memangsa karena habitatnya semakin terancam. Faktor lain karena berkurangnya rusa karena maraknya perburuan liar di area taman tersebut.

"Namanya taman itu harus indah dan biar habitat komodo di sana, bisa nyaman dan kita bisa lakukan rekayasa genetik untuk komodo kembalikan habitatnya, jangan makin lama makin kecil tapi dia makin membesar," kata Viktor, Senin (21/1).

Dia menambahkan, pihaknya akan membangun dan mengembangkan kembali Taman Nasional Komodo, sehingga apa yang disebut taman itu menjadi indah dan aman.

"Perlu rekayasa genetik menurut saya, itu perlu penelitian-penelitian dan komodo itu perlu ketenangan di sana. Kita perlu membangun kembali tamannya, sehingga endemik bunga-bunga NTT bisa masuk ke sana, jadi sebut taman nasional itu terlihat aman," ujar Viktor.

Menurutnya, wisatawan boleh masuk tapi tidak diperbolehkan untuk turun di pulau komodo. "Apakah orang tidak boleh masuk? boleh masuk tapi tidak boleh turun khusus untuk Pulau Komodo tidak, putar aja silakan putar dengan kapal kan bisa di Padar, masih bisa turun di Padar, di Rinca tapi kalau khusus untuk pulau komodonya kita tutup," tegas mantan ketua fraksi NasDem DPR itu. [cob]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini