Pulang dari Jakarta, Mahasiswa di Malang Positif Covid-19

Senin, 30 Maret 2020 06:30 Reporter : Darmadi Sasongko
Pulang dari Jakarta, Mahasiswa di Malang Positif Covid-19 ilustrasi virus. ©2015 Merdeka.com/ health.howstuffworks.com

Merdeka.com - Seorang mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Kota Malang positif terinfeksi Covid-19. Saat ini, dia sedang menjalani perawatan di RS Panti Waluya (RKZ) Sawahan Kota Malang.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Malang, Nur Widianto mengatakan, pasien berjenis kelamin laki-laki tersebut tidak memiliki riwayat keterkaitan dengan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) positif sebelumnya atau yang sedang dalam perawatan.

"Yang bersangkutan berasal dari Jakarta, sedang menempuh pendidikan di Kota Malang dan di sini indekos," katanya yang juga Kepala Bagian Humas Kota Malang itu, Minggu (29/3) malam.

Pasien tersebut mengalami gejala klinis setelah menempuh perjalanan dari Jakarta, sehingga harus dirawat sejak 20 Maret. Sementara tes laboratorium yang menunjukkan positif Covid-19 baru diketahui hasilnya, Sabtu (28/3) kemarin.

"Kalau mengacu data kependudukan (pasien) sebagai warga Jakarta, seharusnya tidak menjadi data PDP positif Kota Malang, sebagaimana warga Kabupaten Malang yang juga sedang dirawat di rumah sakit rujukan di Kota Malang. Namun karena bentang kendali domisili memang relatif jauh dan apabila sembuh akan diisolasi di Kota Malang, maka masuk dalam data kami," jelasnya.

Data kasus Covid-19 di Kota Malang hingga 29 Maret 2020 menunjukkan jumlah Orang Dalam Pengawasan (OPD) sebanyak 165 orang dengan rincian 99 orang sedang dalam masa pemantauan dan 66 orang telah melewati masa pantau.

Sementara pasien positif Covid-19 sebanyak 4 orang dengan rincian tiga orang sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan oleh rumah sakit. Satu orang saat ini sedang menjalani perawatan di RS Panti Waluya (RKZ) Sawahan Kota Malang.

Sedangkan jumlah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) hingga saat ini sudah 16 orang dengan rincian 3 pasien meninggal dunia dan 5 pasien dinyatakan sehat. Sedangkan 9 orang masih dirawat tersebar di Rumah Sakit Lavalette, RST (Rumah Sakit Tentara) Soepraoen, RSUD Kota Malang, RS Prima Husada, RS Saiful Anwar (RSSA) dan RS Panti Waluya (RKZ) Sawahan.

Walikota Malang Sutiaji mengingatkan bahwa dengan munculnya satu kasus baru yang positif menunjukkan bahwa musuh masih di depan mata. Sehingga sikap waspada harus dibangun oleh warga Kota Malang dengan mengikuti seruan-seruan pemerintah.

"Kita bersyukur, tiga PDP positif telah sembuh dan dipulangkan, mereka tetap harus menjalankan isolasi mandiri secara ketat dan juga tetap diobservasi perkembangannya. Namun warga Kota Malang tidak boleh lengah, tetap waspada dan patuh terhadap himbauan pemerintah," jelasnya.

Pesan tersebut sebagai peringatan agar warga tidak lengah begitu mendengar kabar baik adanya pasien dapat disembuhkan. Warga merasa situasinya sudah aman sehingga bersikap sembrono.

"Ini sangat tidak boleh. Jangan mudah menyepelekan dan menyederhanakan perkembangan yang ada. Terlebih baru ter update adanya tambahan 1 (satu) positif baru itu. Artinya musuh masih di depan kita," tegasnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini