Puji aksi 212, Mahathir sebut demokrasi Indonesia makin matang

Selasa, 6 Desember 2016 09:36 Reporter : Purnomo Edi
Puji aksi 212, Mahathir sebut demokrasi Indonesia makin matang Mahathir kuliah umum di Yogya. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad mengaku mengikuti kondisi terkini pergulatan politik di Indonesia. Termasuk saat aksi demonstrasi 2 Desember 2016 yang terpusat di silang Monas.

Mahathir tidak segan memuji aksi demonstrasi dalam bentuk doa bersama. Sebab, aksi yang menuntut keadilan atas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berjalan damai.

"Walaupun ada demonstrasi kepada Ahok namun diadakan dengan cara yang cukup tertib. Tertibnya demonstrasi 2 Desember menggambarkan demokrasi di Indonesia yang semakin matang," ujarnya saat memberikan kuliah umum bertema Peace and Interreligious Dialogue in Worldwide Education di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (05/12).

Mahathir juga memuji cara peserta aksi 2 Desember yang berkumpul dan menyatakan pendapatnya dengan cara berdoa bersama ratusan ribu orang. "Ini sesuatu yang ditunggu Agama Islam," puji Mahathir.

Mahathir mengatakan bahwa jika umat Islam mengalami masalah dan tersesat maka diharapkan kembali ke ke kitab suci Al Quran. Dalam Al Quran disebutkan semua hal tentang kondisi alam termasuk masalah sosial agama. Sehingga sudah layaknya umat Islam selaku berpegang teguh dengan Al Quran.

"Kita perhatikan ajaran Islam apabila ada masalah kita kembalikan ke agama khususnya ke Al Quran. Jadi harus tahu agama engkau agama engkau. Agama kami agama kami. Kita harus ingat itu," kata Mahathir.

Mahathir juga meminta agar semua pihak saling menghormati. Sesama umat beragama tidak saling menghina. Karena kondisi tersebut bisa menciptakan huru-hara. "Umat Islam tidak menjelek-jelekkan agama lain. Cara-cara damai, ikuti ajaran Islam, itu penyelesaiannya,” nasihat Mahathir. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini