Puan minta diplomat bujuk anak bangsa di LN kembali bangun negeri

Rabu, 4 Februari 2015 20:50 Reporter : Laurencius Simanjuntak
Puan minta diplomat bujuk anak bangsa di LN kembali bangun negeri Puan Maharani. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Ajak mereka untuk bergotong royong membangun bangsa.


- Puan Maharani

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengajak warga Indonesia di luar negeri, terutama yang bekerja sebagai diplomat untuk ikut mengimplementasikan Revolusi Mental. Para diplomat diharapkan ikut bergotong royong mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian.

Menurut Puan, tugas para diplomat yang tidak kalah penting adalah mengimbau kepada para mahasiswa Indonesia yang telah selesai studi di luar negeri agar kembali ke Tanah Air.

"Ajak mereka untuk bergotong royong membangun bangsa," ujar Puan saat menjadi pembicara kunci dalam rapat kerja bersama para diplomat Indonesia di luar negeri, di Jakarta, seperti dikutip Antara, Rabu (4/2).

Puan mengatakan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mengusung sembilan agenda strategis yang dinamakan Nawa Cita. Agenda Nawa Cita hanya dapat terwujud jika mendapat dukungan dari seluruh warga negara.

Namun, perubahan mental menjadi faktor yang sangat penting sebelum agenda Nawa Cita dijalankan secara bergotong royong oleh seluruh warga negara. Itu sebabnya, Puan menekankan, pentingnya keberadaan para diplomat atau perwakilan pemerintah di luar negeri.

"Saya berharap perwakilan Republik Indonesia di luar negeri berperan aktif memperkenalkan dan menjalankan gagasan Revolusi Mental bersama masyarakat Indonesia di luar negeri, khususnya pelajar dan mahasiswa dalam rangka memperkuat karakter dan jati diri bangsa," kata Puan.

Menurut dia, para diplomat dapat berperan menyosialisasikan keberhasilan pelaksanaan program-program pemerintah, termasuk di bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Salah satu bentuk nyata yang dapat dilakukan para diplomat menjadi wakil pemerintah dalam promosi produk-produk budaya.

"Dengan demikian, kita akan memperkuat produktivitas dan inovasi di dalam negeri dan sekaligus menjadikan budaya nasional terus tumbuh dan berkembang. Inilah Revolusi Mental dalam bentuk nyata yaitu membangun kekuatan ekonomi nasional berbasiskan pada budaya nasional," jelasnya.

Secara bersamaan, tambah dia, para diplomat Indonesia juga harus menjadi garda terdepan untuk melayani secara maksimal warga Indonesia di luar negeri. Salah satu bentuk yang dilakukan dengan memberikan perlindungan dan kesempatan kerja bagi tenaga kerja migran. [ren]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Puan Maharani
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini