PSBB Berakhir, Masjid di Pekanbaru Kembali Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Jumat, 29 Mei 2020 15:19 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
PSBB Berakhir, Masjid di Pekanbaru Kembali Dibuka dengan Protokol Kesehatan Suasana Masjid Raya Senapelan Pekanbaru saat kembali dibuka. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Mayoritas masjid di Kota Pekanbaru kembali menggelar salat Jumat untuk pertama kali secara terbuka setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Riau berakhir pada 28 Mei lalu.

Berdasarkan pantauan Antara, sejumlah masjid besar seperti Masjid Raya Senapelan Pekanbaru, Masjid Paripurna Ar-Rahman di Jalan Jenderal Sudirman, dan Masjid Al Falah Jalan Sumatera, tampak kembali dipenuhi jemaah untuk ibadah salat Jumat.

Pengurus masjid menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di tempat ibadah tersebut. Seperti di Masjid Raya Senapelan, petugas masjid secara tegas melarang warga yang ingin salat Jumat, namun tidak mengenakan masker.

Pada pintu masuk utama disediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun dan spanduk protokol kesehatan yang bisa dilihat oleh jemaah sebelum masuk ke masjid. Dua petugas juga terlihat menggunakan alat pengukur suhu badan kepada setiap jemaah.

Sedangkan di dalam masjid, para jemaah diminta untuk tetap mengenakan masker dan menjaga jarak ketika salat berjamaah. Meski begitu, pada praktiknya belum semua jemaah terbiasa dengan kenormalan baru ini, karena jarak antarjemaah saat salat masih kurang dari satu meter dan warga belum terbiasa salat mengenakan masker.

"Salat pakai masker panas rasanya, belum terbiasa," kata seorang warga, Doddy (35).

Dia menyarankan agar pengurus masjid memberi tanda di lantai untuk memastikan jarak aman bagi jemaah. Karena warga belum terbiasa salat dengan physical distancing sesuai protokol kesehatan Covid-19.

1 dari 1 halaman

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar meninjau Masjid Raya Annur Provinsi Riau terkait penerapan new normal. Dia mengatakan bahwa yang harus menjadi perhatian adalah jangan mengabaikan protokol kesehatan di tempat ibadah.

"Salat berjamaah dilakukan harus mengikuti protokol kesehatan," ujarnya.

Ia menganjurkan agar shaf saat salat sekarang diatur jaraknya agar tidak berdekatan. Selain itu, dia juga mengimbau pengurus masjid dan musala untuk menyiapkan sabun dan hand sanitizer, serta memastikan agar jemaah selalu menggunakan masker ketika masuk masjid.

"Ya tentunya masjid Raya Annur Provinsi Riau ini menjadi contoh agar masjid lain mengikutinya," demikian Syamsuar.

Gubernur Riau memutuskan tidak memperpanjang PSBB di enam daerah di Riau yang berakhir pada 28 Mei 2020. Enam daerah tersebut antara lain Kota Pekanbaru, Dumai, Kabupaten Pelalawan, Kampar, Siak dan Bengkalis.

Pemerintah pusat juga telah menetapkan enam daerah tersebut sebagai daerah percontohan pelaksanaan new normal bersama 25 kabupaten dan kota lainnya di Indonesia. [ray]

Baca juga:
Viral Video Polisi 'Pecut' Warga Tak Bermasker di Pasar, Ini Penjelasan Polda Maluku
Pemkot Bekasi Izinkan Kegiatan Berjemaah di Rumah Ibadah
CEK FAKTA: Disinformasi Video Tikus Berkeliaran Dalam Pendingin Daging di Lampung
Dishub DKI: Pemeriksaan SIKM Sampai Covid-19 Terkendali
Berjualan Selama PSBB, PKL di Kanal Banjir Timur Ditertibkan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini