Prostitusi Publik Figur PA, Muncikari Dapat Rp16 juta dari Tiap Transaksi

Senin, 28 Oktober 2019 15:19 Reporter : Erwin Yohanes
Prostitusi Publik Figur PA, Muncikari Dapat Rp16 juta dari Tiap Transaksi Muncikari Prostitusi Publik Figur PA. ©2019 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Merdeka.com - Kasus prostitusi yang melibatkan publik figur berinisial PA terus didalami. Kali ini, polisi membeberkan peran dan keuntungan yang diterima oleh JL, sang muncikari terkait dengan prostitusi publik figur PA.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, menjelaskan JL diketahui sebagai pihak yang memfasilitasi semua kebutuhan PA sejak awal hingga akhir kegiatan. Dari kegiatan prostitusi ini, JL mendapatkan keuntungan yang menjadi pendapatan atau penghasilannya.

"Ini (JL) sebagai muncikari. Kenapa kita menyatakan yang bersangkutan sebagai muncikari ada sesuatu yang didapatkan dari pekerjaan ini, dari transaksi ini, ada misalnya contohnya pembagian sekian puluh juta mendapatkannya sehingga menjadi pendapatan penghasilan dari yang bersangkutan," ungkapnya, Senin (28/10).

Hal senada disampaikan Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela. Ia mengatakan, tersangka JL diketahui sebagai fasilitator PA mulai dari awal hingga pada akhirnya sampai ke Kota Batu, Malang.

Ia menceritakan, JL memfasilitasi PA berangkat ke Batu dengan menyiapkan tiket pesawat, hotel dan mendapatkan bagian dari pembayaran prostitusi tersebut.

Lantas berapa keuntungan yang diterima oleh tersangka JL terkait dengan kegiatan prostitusi tersebut? Leo mengatakan, JL mendapatkan setidaknya Rp16 juta lebih untuk setiap kali transaksi. "Yang bersangkutan menerima Rp16 juta lebih untuk setiap kali transaksi. Itu di luar biaya akomodasi ya," katanya.

Ia menambahkan, JL tidak sendiri. Masih ada satu tersangka lagi yang menjadi bagian dari jaringan prostitusi online ini. Satu tersangka itu disebutnya berada di Jakarta. Satu tim dari Polda Jatim sudah diturunkan untuk memburu satu tersangka itu.

Dikonfirmasi mengenai kemungkinan adanya publik figur lain di bawah jaringan JL, Leo mengaku mengaku masih mendalami semua kemungkinan yang ada.

"Ini kan masih kita kembangkan. Masih ada satu pelaku lagi," tegasnya.

Terkait dengan kasus ini, tersangka JL dijerat dengan pasal 296 KUHP jo pasal 506 KUHP tentang mengambil keuntungan dari kegiatan prostitusi. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini