Prosesi penyerahan jenazah Sukhoi dilakukan di Halim

Minggu, 20 Mei 2012 19:00 Reporter : Arbi Sumandoyo
korban sukhoi. merdeka.com/REUTERS

Merdeka.com - Tim DVI sudah berhasil mengidentifikasi 45 korban pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Gunung Salak, Bogor. Keluarga pun akan diberikan kesempatan melihat jasad para korban pada hari Selasa (22/5) mendatang. Setelah itu, pihak Polri akan menyerahkan jenazah ke keluarga pada hari Rabu (23/5).

"Tim DVI akan menyerahkan jenazah ke pihak keluarga pada hari Rabu di Bandara Halim Perdanakusuma, sejak pagi hari," kata Kepala Rumah Sakit Polri, Brigjen Pol Agus Prayitno dalam jumpa pers di RS Polri, Minggu (20/5).

Dari 45 jenazah yang sudah diidentifikasi, 35 orang warga Indonesia, 8 warga Rusia, satu warga Amerika Serikat dan 1 warga Prancis. Untuk jenazah WNI nantinya akan diserahkan langsung oleh Tim DVI. Sedangkan prosedur penyerahan jenazah WNA, Agus belum bisa merincinya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif DVI Kombes Pol Anton Castilani menambahkan, pada hari Selasa nanti, pihaknya akan menjejerkan 45 peti kayu yang berisi jasad para korban di RS Polri. Di bagian dalam peti akan dilapisi seng.

"Nantinya seng itu akan di las, karena kondisi kurang bagus dan itu sesuai standar internasional. Kondisi peti yang demikian juga aman kalau mungkin ada yang mau dimakamkan di luar kota," jelas Anton.

Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar menambahkan, untuk proses identifikasi ini pihaknya menghabiskan anggaran sebesar Rp 800 juta yang diambil dari APBN.

"Proses identifikasi 12 hari terhitung sejak tanggal 9 Mei atau saat insiden itu terjadi. Nilai Rp 800 juta itu paling mahal untuk proses DNA nya dengan jumlah anggota 100 orang. 2 Tim di Gunung Salak, 3 tim di Halim, 6 di RS Polri," papar [ian]

Topik berita Terkait:
  1. Korban Sukhoi
  2. Sukhoi Hilang
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.