Profil Ade Kuswara Kunang, Bupati Bekasi yang Terjaring OTT KPK
Ade Kuswara Kunang, bupati termuda yang saat dilantik berusia 31 tahun saat dilantik. Kini nasibnya sebagai orang nomor 1 kabupaten Bekasi diunjung tanduk.
Karir politik cemerlang Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, kini berada di ujung tanduk.
Bupati termuda dalam sejarah Kabupaten Bekasi itu dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis malam (18/12). Penangkapan ini cukup mengejutkan publik.
Pasalnya, Ade baru saja menjabat kurang dari satu tahun sejak dilantik pada Februari 2025 lalu. Berikut adalah profil Ade Kuswara Kunang.
Profil Singkat Ade Kuswara Bupati "Gen Z"
Ade Kuswara Kunang dikenal sebagai representasi pemimpin muda di Jawa Barat. Lahir di Bekasi pada 15 Agustus 1993, ia baru menginjak usia 32 tahun saat tersandung kasus ini.
Ia merupakan putra dari HM Kunang, seorang mantan kepala desa yang dikenal sebagai tokoh "jawara". Ayahnya juga pendiri ormas Garda Pasundan yang memiliki pengaruh kuat di wilayah Cikarang Selatan.
Ade menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Cikarang Selatan sebelum melanjutkan studi tingginya di President University. Di sana, ia berhasil meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.) pada tahun 2016.
Latar belakang keluarga dan pendidikannya sempat membuatnya digadang-gadang sebagai harapan baru bagi Bekasi.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir, Ade tercatat memiliki kekayaan fantastis mencapai sekitar Rp 79 miliar.
Perjalanan Karier
Rekam jejak politiknya pun terbilang melesat cepat. Ia mengawali kiprah politiknya melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan).
Karir pertamanya dimulai saat ia berhasil duduk sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2019–2024.
Kinerjanya di parlemen daerah membuatnya kembali terpilih pada Pemilu Legislatif 2024 dengan perolehan suara yang signifikan. Namun, ia memilih mundur dari kursi dewan terpilih demi maju dalam kontestasi Pilkada Bekasi.
Puncak karirnya terjadi pada awal tahun 2025 ketika ia memenangkan pemilihan kepala daerah. Berpasangan dengan Asep Surya Atmaja, Ade dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.
Pelantikan tersebut menjadikannya bupati termuda yang pernah memimpin wilayah kawasan industri terbesar itu.
Di luar jabatan publik, Ade juga aktif memegang peran strategis dalam organisasi kemasyarakatan, antara lain sebagai Wakil Ketua Badan Muslimin Indonesia dan Dewan Pengawas Garda Pasundan.
Reporter magang : Muhammad Naufal Syafrie