Pro Kontra Pemindahan Ibu Kota, Moeldoko Bilang 'Kapan Mau Move On?'

Jumat, 23 Agustus 2019 16:17 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Pro Kontra Pemindahan Ibu Kota, Moeldoko Bilang 'Kapan Mau Move On?' Jokowi berikan keterangan terkait aksi 22 mei. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menanggapi pro dan kontra terkait pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur sudah dipikir matang untuk 100 tahun ke depan. Dia meminta kepada masyarakat menyikapi dengan positif.

"Oh iya kalau melihatnya sekarang, kan kita melihatnya jauh ke depan. Melihatnya ya kalau hanya sekarang ya kita melihat memikirkan Indonesia yang memikirkan 100 tahun ke depan, bukan memikirkan 5 tahun, 10 tahun ke depan," kata Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (23/8).

Moeldoko mengungkapkan rencana pemindahan ibu kota sudah dibicarakan sejak lama. Jika tidak direalisasikan menurut dia tidak akan terjadi pemindahan.

"Kalau dipikirkan terus kan tidak terealisasi. Terus kapan mau move on-nya? ini mau di-move on-kan," ungkap Moeldoko.

Sebelumnya Politisi PKS, Andi Akma menyoroti kebijakan pemindahan ibu kota yang dicanangkan oleh pemerintah. Menurutnya pemindahan saat ini belum masuk program prioritas saat ini.

"F-PKS memandang kebijakan pemindahan ibukota bukan menjadi prioritas untuk menjawab permasalahan-permasalahan strategis nasional," kata Politisi PKS, Andi Akmal Pasluddin, dalam Rapat Paripurna, di DPR RI, Jakarta, Kamis (22/8).

Pemindahan ibu kota, lanjut dia perlu mempertimbangkan kebutuhan anggaran yang besar. Juga proses pembangunan yang tentu memakan banyak waktu.

"Dan kepentingan strategis sebagai bangsa. Kebijakan ini membutuhkan konsesus nasional mengingat kebijakan ini bukan hanya untuk kepentingan pemerintah saat ini karena akan melibatkan pemerintah selanjutnya," ungkapnya. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini