Pria Terluka Diduga Korban Begal Ditemukan Tergeletak di Jalan
Kepolisian belum bisa memastikan apakah kejadian tersebut pencurian dengan kekerasan atau begal, atau kejahatan lainnya.
Sebuah video berdurasi 32 detik menggegerkan masyarakat karena memperlihatkan seorang pria yang dalam kondisi luka. Pembuat video menyampaikan bahwa pria tersebut merupakan korban pembegalan di jalan Ibrahim Adji, Tarogong Kaler, Garut, Jawa Barat.
Terkait beredarnya video tersebut, salah seorang warga bernama Azka (25) mengaku sangat resah bila kejadian tersebut betul-betul aksi kejahatan. “Saya bisa dikatakan selalu melalui jalan tersebut untuk bekerja,” katanya, Senin (16/6).
Azka mengaku menerima kiriman video tersebut dari temannya. Kepadanya, saat mengirimkan video tersebut mengingatkan agar dirinya berhati-hati saat melalui jalur tersebut.
“Juju rya saya kaget, jadinya resah juga. Karena hampir setiap hari saya melalui jalur tersebut. Jadi pas Nerima video itu saya takut juga. Mudah-mudahan pelakunya bisa segera ditangkap,” katanya.
Diusut Polisi
Sementara, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Joko Prihatin membenarkan adanya kejadian dugaan tindak pidana di sekitar Jalan Ibrahim Adji atau oleh warga biasa disebut Jalan Anyar (JA).
“Memang benar ada kejadian tersebut, itu kejadiannya pada Sabtu, 14 Juni 2025 sekitar pukul 23.00 saat dalam perjalanan pulang menuju rumahnya. Korban ini merupakan teknisi wifi,” kata Joko.
Namun walau begitu, Joko mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah kejadian tersebut pencurian dengan kekerasan atau begal, atau kejahatan lainnya. “Begitu video tersebut viral menyebar melalui aplikasi perpesanan kami langsung terjunkan tim ke lapangan,” katanya.
Joko mengungkapkan bahwa pihaknya sudah berhasil menemukan korban yang ada di dalam video tersebut. Korban diketahui berinisial E yang berusia 31 tahun dan merupakan warga Kecamatan Banyuresmi, Garut, Jawa Barat.
“Kepada kami, korban menyampaikan bahwa dalam kejadian tersebut ia kehilangan uang sebesar Rp750 ribu. Dan tidak hanya itu saja, korban juga mengalami luka di bagian bibirnya akibat hantaman helm yang dibawa terduga pelaku,” ungkapnya.
Ia menyebut bahwa pihaknya sudah meminta kepada korban untuk membuat laporan resmi kepada polisi. Namun hingga saat ini korban belum membuat laporan resmi kepada polisi akan apa yang dialaminya.
Meski korban belum membuat laporan resmi, Joko mengaku pihaknya tetap melakukan penyelidikan kaitan dengan kejadian tersebut. “Kami juga akan lebih mengintensifkan patroli di jalur rawan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan,” pungkasnya.