Pria Pengolok Pengunjung Mal Bermasker di Surabaya akan Dijadikan Duta Prokes

Rabu, 5 Mei 2021 16:18 Reporter : Erwin Yohanes
Pria Pengolok Pengunjung Mal Bermasker di Surabaya akan Dijadikan Duta Prokes Putu Arimbawa Pengolok Pengunjung Mal di Surabaya Pakai Masker. ©2021 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Merdeka.com - Setelah menjalani sanksi sosial, Putu Arimbawa (29), pria pengolok pengunjung mal yang menggunakan masker diangkat menjadi duta protokol kesehatan (Prokes). Ia bertugas mensosialisasikan kegiatan yang bertemakan protokol kesehatan.

Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, Putu telah diberikan sanksi kerja sosial di Liponsos, Keputih selama 1x24 jam. Tidak hanya memberi makan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) saja.

Namun ia juga memberikan pelayanan lain seperti membersihkan sampah, membersihkan lantai, serta memandikan ODGJ.

"Kerja sosial, ngresiki sampah (membersihkan sampah), ngepel (membersihkan lantai), ngedusi (memandikan), memakaikan baju. (Selama) 1x24 jam," ujarnya, Rabu (5/4).

Ia menambahkan, tidak hanya sanksi sosial saja, namun Putu akan dijadikan sebagai duta Prokes. Duta itu, nantinya akan bertugas mensosialisasikan protokol kesehatan pada masyarakat. "Jabatan" duta prokes itu, akan disematkan pada Putu untuk selamanya. Ia bahkan harus hadir sewaktu-waktu, apabila Pemkot membutuhkannya untuk bertugas.

"Iya nanti akan kita angkat sebagai duta prokes. Jadi tugasnya mensosialisasikan tentang prokes pada masyarakat. Sewaktu-waktu kalau dia dibutuhkan dia harus hadir," tegasnya.

Lalu, bagaimana jika Putu mengulangi perbuatannya, Edi mengatakan, sanksi sosial yang akan diberikan padanya akan lebih berat. Ia menyebut, sanksi sosialnya dapat diberlakukan selama 1 bulan.

"Bisa lebih lama (sanksi), 1 bulan," tukasnya.

Sebelumnya, seorang pria di Surabaya mendadak viral di media sosial. Bukan karena kreatifitas atau kegiatan positif lainnya, ia justru viral lantaran ucapannya memperolok warga yang sedang memakai masker.

Pria bernama Putu Arimbawa ini, di ketahui membuat video berdurasi 34 detik. Video yang dibuatnya itu lalu tersebat di media sosial. Dalam video terlihat ia sedang menggendong seorang balita di depannya. Dalam video tersebut, ia mengeluarkan kata-kata yang intinya memperolok para pengunjung mal yang sedang memakai masker. Ia sendiri, terlihat tidak mengenakan masker.

"Gak pakai masker ya dik ya, orang-orang tolol ini lihat. Kenapa anda tolol sekali. Wong goblok (Orang bodoh). Akeh wong goblok gawe masker (Banyak orang bodoh pakai masker). Wong congok-congok, goblok (Orang bodoh-bodoh, goblok)," katanya dalam video.

Alhasil, perilaku Putu ini memantik reaksi polisi. Ia pun digiring ke Polsek Lakarsantri sebelum akhirnya diserahkan ke Polrestabes Surabaya. Di kantor polisi, Putu pun menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada masyarakat. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Protokol Kesehatan
  3. Masker
  4. Surabaya
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini