Pria Ditemukan Tewas di Bengawan Solo, Diduga Bunuh Diri Karena Masalah Keluarga

Sabtu, 5 Desember 2020 12:07 Reporter : Arie Sunaryo
Pria Ditemukan Tewas di Bengawan Solo, Diduga Bunuh Diri Karena Masalah Keluarga Ilustrasi Mayat. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Setelah melakukan pencarian berjam-jam, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan jenazah Wardiyanto (47). Warga Dukuh Gabus Wetan RT 05 , Desa Gabus Kecamatan Ngrampal Kabupaten Sragen itu diduga terjun dari jembatan dan hanyut di aliran Sungai Bengawan Solo, Jumat (4/12) kemarin.

"Korban berhasil ditemukan tim SAR dalam keadaan meninggal dunia, Sabtu (5/12) pukul 08.05 Wib," ujar Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya.

Menurut dia, korban berhasil ditemukan di aliran sungai Bengawan Solo di Dukuh Patikan Desa Karangudi Kecamatan Ngrampal. Jarak dari tempat kejadian, dikatakannya kurang lebih 4 kilometer.

"Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka," ungkap dia

Dengan ditemukannya korban, lanjut Yahya, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim SAR gabungan kembali ke satuannya masing-masing.

Wardiyanto diduga nekat meloncat ke aliran Sungai Bengawan Solo, pada Jumat (4/12) pagi. Pencarian langsung dilakukan tim SAR hingga Jumat malam namun tak menemukan korban.

Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya menceritakan pada Jumat sekitar pukul 05.00 Wib korban diketahui meninggalkan rumah. Salah satu warga Prayungan Desa Kedungupit, Pamidu yang juga saksi, melihat korban mengendarai sepada motor.

"Berdasarkan keterangan saksi, dia mondar mandir di sekitar sungai Bengawan Solo. Setelah diingatkan oleh saksi, dia kemudian pindah ke jembatan Sapen Desa Tanggan Kecamatan Gesi," ujarnya.

Tingkah aneh yang ditunjukkan korban, lanjut Yahya, diduga karena masalah keluarga.

"Jadi menurut saksi itu, sejak subuh jam 05.00 korban sudah keluar rumah naik motor dengan AD 3145 ARE. Dugaan kita korban loncat dari jembatan Sapen Bengawan Solo," ungkap Yahya

Yahya menjelaskan, pencarian korban dilakukan tim SAR gabungan dengan menggunakan perahu karet. Mereka menyusuri dari jembatan Sapen menuju ke utara kurang lebih 1 kilometer. Derasnya aliran sungai membuat tim SAR gabungan kesulitan mencari keberadaan korban.

"Pencarian hari ini hasilnya nihil. Arus yang deras dan luasnya area pencarian menjadi kendala tim SAR gabungan," imbuhnya. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tewas Tenggelam
  3. Bunuh Diri
  4. Surakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini