Pria di NTT Bunuh Teman Karena Selingkuhi Istrinya

Kamis, 10 Juni 2021 12:04 Reporter : Ananias Petrus
Pria di NTT Bunuh Teman Karena Selingkuhi Istrinya borgol. shutterstock

Merdeka.com - Polisi menangkap MN (28) usai membunuh pria berinisial TL (31), warga Desa Tualima, Kecamatan Rote Barat Laut. Korban ditebas karena kepergok sedang menyetubuhi istri MN (28) yang merupakan temannya. Peristiwa naas itu terjadi di rumah pelaku MN, di Desa Saindule, Kecamatan, Rote Barat Laut.

Kronologi yang dihimpun, Rabu (9/6) malam, MN tidur di ruang tamu, sedangkan istrinya MHY (27) tidur di dalam kamar. Kamis dinihari, pelaku MN terbangun karena mendengar suara gaduh seperti ada yang memukul-mukul tembok di kamar tidur istrinya. Tak hanya itu, ia juga mendengar suara tempat tidur seperti bergoyang.

Pelakuu MN pun menyalakan lampu ruang tengah dan langsung berjalan menuju ke kamar istrinya, namun pintu kamar terkunci.

Kuatir dengan keadaan sang istri, pelaku MN terpaksa mendobrak pintu kamar. Dia kaget bukan kepalang, karena mendapati korban TL alias Emas yang telanjang bulat sedang berada diatas tubuh istrinya.

Menurut pengakuan pelaku MN, saat masuk ke dalam kamar dia melihat korban TL mencekik leher istrinya, dan di tangan kanan TL ada sebuah gunting.
MN yang terkejut dengan kelakuan bejat pria yang sudah dikenalnya itu, langsung melayangkan pukulan ke wajah TL, akibatnya TL terjatuh dari tempat tidur.

Pelaku MN yang telah tersulut emosi, langsung membanting tubuh korban TL, lalu menekan ke lantai. Pelaku MN mengambil sebilah parang yang biasa dia simpan di lantai samping kaki tempat tidur.

Dengan parang itu pelaku MN menikam temannya itu dua kali. Bagian perut kanan satu kali serta paha kanan korban satu kali sehingga membuat TL tewas di tempat.

Usai membunuh korban TL, pelaku MN langsung menyerahkan diri ke Mapolres Rote Ndao. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Ba’a, Rote Ndao untuk dilakukan visum.

Anggota piket Polres Rote Ndao dan Polsek Rote Barat Laut dipimpin KBO Sat Reskrim Aiptu Stefanus Palaka, langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

Kasubbag Humas Polres Rote Ndao, Aiptu Anam Nurcahyo mengakui, pelaku sudah menyerahkan diri dan diamankan di Mapolres Rote Ndao untuk proses hukum selanjutnya.

Dari informasi yang berhasil digali, peristiwa itu diduga terjadi akibat dilatarbelakangi oleh cinta segitiga. Kuat dugaan, korban menyukai istri temannya (pelaku), sehingga melakukan persetubuhan itu. Namun, dari kisah pelaku MN disebutkan, korban mengancam istrinya dengan gunting.

Selain itu, pada malam sebelum kejadian korban TL menginap di rumah pelaku MN. Namun jelang tengah malam, ia masuk ke kamar istri temannya itu dan melakukan persetubuhan.

“Dari keterangan yang baru digali, bahwa terindikasi kasus ini dilatar belakangi cinta segitiga. Saat kejadian pelaku mendapati korban dengan istrinya lagi memadu kasih,” kata Anam Nurcahyo.

Polisi telah memeriksa pelaku beserta istrinya, serta saksi lain. Polisi juga mengamankan barang bukti, sementara jasad korban TL diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Polisi menjerat pelaku dengan pasal 338 KUHP sub pasal 354 ayat (2) lebih sub pasal 351 ayat (3) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini