Presiden Jokowi Telepon Gubernur Dominggus Tanya Kondisi di Papua Barat

Kamis, 22 Agustus 2019 07:29 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Presiden Jokowi Telepon Gubernur Dominggus Tanya Kondisi di Papua Barat demo di Fakfak Papua. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menelepon Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan untuk memastikan situasi keamanan di daerah tersebut. Dominggus menyampaikan kondisi di Papua Barat aman dan aktivitas warga telah kembali normal.

"Baru saja pak presiden telepon, intinya beliau mempertanyakan situasi keamanan di Manokwari dan daerah lain Papua Barat. Saya sampaikan bahwa kita sekarang sudah aman aktivitas masyarakat juga sudah mulai berjalan lancar," kata Gubernur di tengah pertemuan bersama para tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan aktivis mahasiswa di Manokwari seperti dikutip Antara, Rabu (21/8).

Dia menyebutkan, secara umum situasi keamanan di Papua Barat saat ini cukup kondusif. Setelah menggelar pertemuan di Manokwari, gubernur bersama Kapolda serta Pangdam XVIII/Kasuari akan melakukan hal serupa di Kota Sorong dan Fakfak.

"Ini pun sudah saya sampaikan kepada bapak presiden. Pemprov Papua Barat bersama aparat baik TNI maupun Polri saat ini terus berupaya agar kerusuhan segera berhenti, saatnya kita bangun Papua Barat," kata Dominggus lagi.

Pasca-kerusuhan di Manokwari Senin (19/8), Polda Papua Barat mendapat tambahan kekuatan sebanyak 956 personel polisi dari sejumlah daerah. Ratusan personel itu masing-masing dibagi untuk wilayah Manokwari dan Sorong.

"Ini hanya untuk mengantisipasi, karena kekuatan personil Polda Papua Barat masih sangat kurang. Kita baru punya 40 persen kekuatan dari jumlah ideal sebuah Polda," kata Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak pada pertemuan tersebut.

Jika situasi benar-benar kondusif, kata Herry, personel Brimob dari Polda Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan dan Bali itu akan segera dikembalikan.

Herry pun mengajak semua pihak untuk menjaga situasi Manokwari dan Papua Barat secara keseluruhan agar tetap kondusif. Polri bersama TNI akan bekerja maksimal dalam menciptakan keamanan.

"Kita semua butuh keamanan, supaya perekonomian berkembang baik, pemerintah bisa membangun dan seluruh aktivitas yang lain berjalan lancar," ucapnya lagi.

Hal serupa dikatakan Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen Joppye Onesimus Wayangkau. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga Papua Barat agar tetap aman.

"Masalah kita sekarang kan dengan orang di luar sana, tapi kenapa kita justru baku marah sendiri di sini. Merusak fasilitas-fasilitas yang ada di sini. Kita harus jaga rumah ini, jangan dirusaki," ujarnya dalam pertemuan itu.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat Papua arif dalam menyikapi persoalan. Bukan dengan marah dan melakukan perusakan fasilitas pemerintah. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini