Presiden Jokowi: Lockdown Seluruh Kota untuk Apa?

Kamis, 11 Februari 2021 10:41 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Presiden Jokowi: Lockdown Seluruh Kota untuk Apa? Presiden Jokowi Buka The 2nd Asian Agriculture and Food Forum. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada seluruh pemerintah kota di Indonesia untuk melakukan penanganan Covid-19 dengan serius di lapangan. Dia pun mengimbau agar tidak melakukan lockdown seluruh daerah jika ada masyarakat yang terpapar Covid-19. Cukup melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKKM) berskala mikro di tingkat desa hingga RT/RW.

"Jangan sampai yang terkena virus hanya satu orang dalam satu RT/RW yang di-lockdown seluruh kota, jangan sampai yang terkena virus satu kelurahan, yang di-lockdown seluruh kota. Untuk apa?" kata Jokowi saat memberikan arahan di Peresmian Pembukaan Munas VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (11/2).

Dia pun meminta agar hal tersebut dilakukan lebih detail. Sebab banyak pihak kurang memahami maksud dari PPKM tersebut.

"Ini yang sering kita keliru, oleh sebab itu dua minggu yang lalu, kita harus bekerja lebih detail lagi," ungkap Jokowi.

Dia menjelaskan PPKM skala mikro tidak akan merusak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sebab yang dilakukan penertiban hanya tingkat kelurahan dan RT/RW yang masyarakatnya terpapar Covid-19.

"Lockdown skala mikro, mikro lockdown ini tidak merusak pertumbuhan ekonomi masyarakat, karena yang kita lockdown adalah dalam skala kelurahan, RW/RT," beber Jokowi.

Dia pun menilai saat ini Indonesia tidak bisa menerapkan lockdown seluruh kota. Sebab dia melihat dari negara lain yang melakukan hal tersebut menyebabkan merosotnya perekonomian.

"Enggak bisa lagi satu kota di-lockdown melihat proses-proses yang dilakukan negara lain me-lockdown satu negara, satu provinsi ekonomi jatuh, jadi hati-hati mengenai ini," ungkap Jokowi.

Sebab itu dia meminta agar Wali kota dan Wakil Wali kota harus memiliki peta zonasi secara detail. Sehingga bisa ditingkatkan antisipasi dari tingkat desa hingga RT/RW.

"Wali kota, wakil wali kota harus menggunakan peta zonasi,pemetaan ini secara detail, ngerti betul di mana barang itu ada, sampai di tingkat RT/RW," kata Jokowi. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini