Presiden Jokowi banggakan TNI-Polri berhasil lumpuhkan Santoso

Selasa, 16 Agustus 2016 11:35 Reporter : Rizky Andwika
Presiden Jokowi banggakan TNI-Polri berhasil lumpuhkan Santoso Brimob Polda Jatim berangkat operasi Tinombala. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Dalam sidang paripurna bersama dengan DPR RI, Presiden Joko Widodo menyinggung soal terorisme sebagai tantangan yang dihadapi Indonesia dan negara lain. Dalam pidatonya, Presiden Jokowi juga mengapresiasi kinerja TNI dan Polri dalam melumpuhkan gembong teroris sekaligus pentolan Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) Santoso.

"Secara khusus saya ingin mengapresiasi keberhasilan TNI dan Polri yang sudah melumpuhkan salah satu pemimpin kelompok teroris di Indonesia, yaitu Santoso. Tapi kita harus tetap waspada dan terus menekan potensi terorisme di tanah air," ujar Presiden Jokowi dalam Pidato Kenegaraan HUT RI ke-71 di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (16/8).

Presiden Jokowi mengingatkan, tantangan politik dan keamanan global semakin berat dan semakin beragam. Fenomena pergolakan politik di Timur Tengah, berdampak pada ketidakstabilan kawasan dan memicu perluasan aksi terorisme di dunia. Ini juga yang terjadi pada 14 Januari 2016 di Jalan MH Thamrin, Jakarta.

"Teroris mencoba menimbulkan kepanikan masyarakat. Namun mereka gagal. Bangsa Indonesia tidak bisa diteror. Modal persatuan kita sebagai sebuah Bangsa sangat kuat," kata Jokowi

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyatakan masyarakat dunia memuji kecepatan dan penanggulangan terorisme yang dilakukan oleh aparat keamanan saat teror mengguncang Thamrin awal tahun ini.

Maka dari itu, Jokowi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus meneguhkan komitmen bersama mencegah dan melawan aksi terorisme.

"Masyarakat dunia pun memuji kecepatan, respons dan penanggulangan terorisme yang kita lakukan. Mari kita tegaskan bahwa tidak ada tempat untuk terorisme di Nusantara yang ber-Bhinneka Tunggal Ika," katanya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini