Presiden Jokowi: Agresi Israel ke Palestina Harus Dihentikan

Sabtu, 15 Mei 2021 20:46 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Presiden Jokowi: Agresi Israel ke Palestina Harus Dihentikan Presiden Joko Widodo. Akun Twitter Joko widodo ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta agresi yang dilakukan oleh Israel ke Palestina segera dihentikan. Pasalnya, agresi tersebut hingga kini telah menimbulkan ratusan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak.

"Indonesia mengutuk serangan Israel yang telah menyebabkan jatuhnya ratusan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak. Agresi Israel harus dihentikan," ujar Jokowi di akun Twitter resminya @jokowi, sebagaimana dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Sabtu (15/5).

Perkembangan situasi di Palestina merupakan salah satu isu global yang terus menjadi perhatian Jokowi. Dalam beberapa hari terakhir, dia intens berkomunikasi dengan sejumlah pemimpin dunia.

Mereka membahas soal kondisi warga Palestina di Jalur Gaza. Selain itu, Jokowi bersama pemimpin negara membicarakan soal tindak lanjut ASEAN Leaders' Meeting hingga perkembangan situasi di Afghanistan.

"Dalam beberapa hari terakhir ini saya telah berbicara dengan Presiden Turki, Yang Dipertuan Agong Malaysia, PM Singapura, Presiden Afghanistan, Sultan Brunei Darrusalam, dan PM Malaysia," katanya.

Jet-jet tempur Israel memperbarui serangan udara di Gaza sepanjang Jumat malam hingga Sabtu pagi dan gerilyawan Hamas membalas dengan menembakkan roket ke Israel. Pertempuran kini memasuki hari kelima dan diplomat AS dan Arab berusaha mengakhiri kekerasan.

Petugas medis Palestina mengatakan setidaknya empat orang tewas dalam salah satu dari beberapa serangan udara di Gaza utara. Penduduk mengatakan kapal angkatan laut Israel menembakkan peluru dari Mediterania meskipun tidak ada yang mengenai jalur tersebut.

Dilansir dari laman Antara mengutip Reuters, Sabtu (15/5), Kementerian Urusan Agama Palestina mengatakan pesawat Israel menghancurkan sebuah masjid. Seorang juru bicara militer mengatakan tentara sedang memeriksa laporan itu.

Sirene berbunyi di dua kota besar di selatan Israel yang memperingatkan akan adanya tembakan dari Gaza. Hamas mengaku bertanggung jawab meluncurkan roket.

Tanpa tanda-tanda berakhirnya pertempuran, korban menyebar lebih jauh, dengan Palestina melaporkan 11 orang tewas di Tepi Barat yang diduduki di tengah bentrokan antara pengunjuk rasa dan pasukan keamanan Israel.

Sedikitnya 132 warga Palestina, termasuk 32 anak-anak dan 21 wanita, telah tewas, dan 950 lainnya terluka di Gaza sejak Senin, kata pejabat medis Palestina.

Reporter: Lizsa Egeham [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini