Preman Bakar Pedagang Sosis di Pantai Tanjung Pasir Gara-Gara Tak Diberi Uang

Kamis, 21 Oktober 2021 22:48 Reporter : Kirom
Preman Bakar Pedagang Sosis di Pantai Tanjung Pasir Gara-Gara Tak Diberi Uang Preman Pembakar Pedagang Ditangkap. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - IS (42), preman kampung asal Teluknaga, Kabupaten Tangerang, akhirnya diamankan unit Reskrim Polsek Teluknaga, setelah membakar pedagang kecil yang enggan memberi jatah preman kepada pelaku IS, saat korban berinisial LE, berjualan di kawasan Pantai Tanjung Pasir, pada Jumat (24/9) lalu.

Kapolsek Teluknaga AKP Anton menerangkan, IS diamankan di area Pondok Pesantren di wilayah Gerobokan, Jawa Tengah. Di tempat itu, preman yang kerap memalak pedagang dan senang mabuk minuman keras mengaku ingin bertobat agar diterima pihak Pondok Pesantren.

"Pelaku kami tangkap di wilayah Grobogan, Jawa Tengah," kata Anton, Kamis (21/10).

Kapolsek merinci, peristiwa penganiayaan dan pemerasan yang dilakukan IS terhadap korban LE, terjadi pada Jumat (24/9) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, pelaku IS, yang dalam pengaruh minuman keras mendatangi lapak dagangan korban untuk meminta uang kepada LE, yang berjualan sosis bakar di kawasan wisata Tanjung Pasir, Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Karena kondisi usaha korban sedang sepi, permintaan uang oleh IS ditolak korban, sehingga terjadi cek-cok antara keduanya. Sehingga pelaku kemudian memukul korban menggunakan batang besi yang ada di dekat lokasi kejadian.

Beruntung, korban LE, berhasil menghindari pukulan yang dilayangkan tersangka. Sehingga membuat IS semakin kesal dan akhirnya membakar korban.

"Akhirnya IS menyiramkan bensin ke tubuh korban, dan membakar korban dengan pemantik," ujar dia.

Atas kejadian itu, korban LE mengalami 37 persen luka bakar pada tubuhnya. Sampai saat ini, kata Kapolsek korban LE juga masih menjalani pengobatan yang dibiayai LPSK.

"Motif pelaku karena merasa permintaannya tidak dituruti, tersangka minta uang untuk beli miras lagi. Oleh korban tidak diberikan karena saksi dan korban tidak mampu juga. Jadi, korban dibakar," kata dia.

Akibat tindak kekerasan yang dilakukannya itu, IS disangkakan Pasal 351 Ayat 2 KUHPidana tentang Penganiayaan dengan ancaman paling lama lima tahun penjara. [gil]

Baca juga:
Bocah di Cirebon Diduga Dianiaya, Dilempar Kotoran dan Wajah Ditempel Knalpot
Cicilan Macet Berujung Pemukulan, Ormas dan Penagih Utang Bentrok di Tangerang
Kronologi Kasus Polisi dan Anaknya di Pematang Siantar Saling Lapor
Polri Limpahkan Berkas Perkara Penganiayaan Irjen Napoleon pada M Kece ke Kejagung
Kehabisan Cabai saat Mau Masak, Istri Marahi Suami hingga Berujung KDRT
Pria di Samosir Penggal Kepala Ayah dan Aniaya Ibu, Diduga Alami Gangguan Jiwa

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Premanisme
  3. Penganiayaan
  4. Tangerang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini