Predator 35 Anak Laki-Laki di Prabumulih Beraksi sejak 1992

Selasa, 11 Mei 2021 12:18 Reporter : Irwanto
Predator 35 Anak Laki-Laki di Prabumulih Beraksi sejak 1992 Tersangka Rusdiono di kantor polisi. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi masih memeriksa predator anak di Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel), Rusdiono (44). Dia mengaku telah mencabuli 35 anak laki-laki sejak 1992 atau saat usianya masih remaja.

"Pengakuannya sudah ada 35 orang, anak-anak dan remaja," ujar Kasatreskrim Polres Prabumulih AKP Abdul Rahman, Selasa (11/5).

Seluruh korban merupakan anak laki-laki berusia 8-15 tahun. Rusdiono mengaku kenal sebagian di antaranya, seperti tetangga, warga sekitar tempat kerja, atau warga tempat nongkrong. Namun ada juga korban yang tidak dikenalnya sama sekali.

Tersangka melakukan aksi pencabulannya dengan mengajak para korban main ke tempatnya. Mereka diiming-imingi rokok hingga bakso agar mau menginap.

"Banyak cara yang digunakan tersangka agar para korbannya percaya sehingga tercapai niatnya," jelas Abdul Rahman.

Seperti diberitakan, Rusdiono merupakan buronan kasus pencabulan. Dia diduga mencabuli 35 anak-anak di enam kecamatan di Prabumulih. Aksinya berlangsung puluhan tahun.

Dia diamankan dalam pelariannya di perbatasan Sumatera Selatan-Lampung, tepatnya di Kecamatan Kasui, Way Kanan, Lampung, Minggu (9/5). Lokasi merupakan perbukitan dan jauh dari permukiman penduduk.

Abdul Rahman mengungkapkan, tersangka dilaporkan kasus pencabulan pada akhir tahun lalu. Dia melarikan diri setelah sadar menjadi target polisi.

"Laporan yang masuk akhir 2020, tersangka keluar Prabumulih. Kemarin kami ketahui keberadaannya dan diamankan, kami tembak kakinya karena mencoba kabur," ungkap Rahman, Selasa (11/5).

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini