Pramono: Jangan sampai mereka korban persepsi publik

Rabu, 25 April 2012 12:20 Reporter : Nurul Julaikah
Pramono: Jangan sampai mereka korban persepsi publik Pramono Anung. merdeka.com/merdeka.com

Merdeka.com - Politisi senior PDIP Pramono Anung membantah bila isu video mesum yang menggegerkan Senayan melibatkan kadernya. Menurut Pramono, ada seseorang yang sengaja menghembuskan isu bahwa pelaku video porno itu adalah kader PDIP.

Menurut Pramono, isu tersebut diduga dihembuskan terkait Pilkada Kalimantan Barat dan isu hak interpelasi.

"Kalau saya melihat iya (ada kaitan dengan Pilkada Kalbar dan interpelasi), di mana dalam durasi itu disebut beberapa nama, ini kan ada indikasi kuat," ujar Pramono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/4).

Disebut-sebut wanita dalam video tersebut adalah Karolin Margret Natasha, putri dari Gubernur Kalbar Cornelis. Sedangkan pria adalah Aria Bima, motor penggerak hak interpelasi menteri BUMN Dahlan Iskan.

"Yang paling penting apakah ada motif-motif tertentu dalam rangka melakukan blackmail kepada seseorang untuk menjatuhkan atau pemerasan dan sebagainya," terang Wakil Ketua DPR ini.

Pramono mengaku kasus ini sudah tercium sejak 7 bulan lalu, partai juga sudah melakukan klarifikasi kepada kedua kadernya itu. PDIP pun akan menyelidiki lebih lanjut kasus ini.

"Jangan sampai orang jadi korban pemerasan itu juga menjadi korban persepsi publik, karena katakanlah ada unsur kesengajaan. Karena ini bukan hanya menyangkut nama yang bersangkutan saja, tapi nama keluarga besar dan saudara-saudaranya dan sebagainya," imbuhnya. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Video Porno
  3. DPR
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini