Prabowo Ingatkan Pejabat Kemenhan dan Pati TNI Tak Terlibat Praktik Rente Alutsista

Senin, 25 November 2019 10:37 Reporter : Merdeka
Prabowo Ingatkan Pejabat Kemenhan dan Pati TNI Tak Terlibat Praktik Rente Alutsista Prabowo bertemu Menhan Malaysia. ©2019 dok.Menhan

Merdeka.com - Dalam Rapat Terbatas Jumat 22 November 2019 kemarin, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk agar tidak lagi berorientasi sekadar penyerapan anggaran atau proyek.

Menindaklanjuti perintah Presiden Jokowi, Prabowo meminta semua pihak untuk tidak terlihat dalam praktik rente di sektor pertahanan.

"Menteri Pertahanan Prabowo memperingatkan semua pihak untuk tidak terlibat dalam praktik rente di sektor pertahanan, tidak boleh ada kebocoran di belanja alutsista dan hak-hak kesejahteraan prajurit TNI," ucap Staf Khusus Menhan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat dikonfirmasi, Senin (25/11).

Dia menegaskan, semua pihak yang dimaksud termasuk pejabat Kemenhan dan Pati TNI. "Semua pihak," tegas Dahnil.

1 dari 2 halaman

Minimalisasi Kebocoran

Menurut Prabowo, kata dia, belanja pertahanan harus digunakan semaksimal mungkin untuk kepentingan menjaga kedaulatan NKRI dengan minimalisasi kebocoran.

"Sejak awal duduk sebagai Menteri Pertahanan Pak Prabowo Subianto sudah memperingatkan semua pihak di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan, jangan main-main dengan pertahanan dan kedaulatan negara," ungkap Dahnil.

Dia menuturkan, belanja Alutsista juga akan diarahkan untuk perimbangan kekuatan pertahanan khususnya kapal-kapal perang Angkatan Laut, Pesawat tempur Angkatan Udara dan Darat.

"Jadi keliru bila ada yang menilai perspektif dan program Menteri Pertahanan bias Angkatan Darat," kata Dahnil.

2 dari 2 halaman

Terus Modernisasi Alutsista

Menurut Dahnil, Prabowo paham betul bahwa kondisi alutsista yang sudah baik harus ditingkatkan terus dan dimodernisasi tanpa henti di semua Matra TNI.

"Oleh sebab itu beliau melakukan review secara langsung terkait harga dan spesifikasi belanja-belanja alutsista yang sudah dialokasi pada tahun 2019 dan review alokasi 2020," tukas Dahnil.

"Agar tepat sasaran, ekonomis, efisien dan efektif, agar mampu memberikan efek positif memperkuat pertahanan dan bebas kebocoran serta perburuan rente," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com [bal]

Baca juga:
Prabowo Dinilai Tepat Isi Posisi Menhan, Nadiem Makarim Masih Diragukan
Prabowo Tertarik Kerja Sama Rudal dan Radar dengan Swedia Usai Bertemu Dubes
Ikuti Perintah Jokowi, Prabowo Tinjau Ulang Semua Pengadaan Alutsista TNI
Jokowi Ingatkan Menhan Prabowo, Pengadaan Alutsista Jangan Hanya Sekadar Proyek
Jokowi Pesan ke Prabowo: Jangan Beli Alutsista dengan Teknologi Usang
Caleg Partai Gerindra yang Dipecat Doakan Prabowo Sehat dan Amanah jadi Menhan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini